Tren Konten di Bulan Ramadhan 2019!

Merangkai konten di bulan Ramadan mendatang bisa jadi sebuah pengalaman baru bagi para influencer. Di bulan suci itu, saatnya kita lebih menjaga kerukunan dan mensosialisasikan keberagaman yang ada di Indonesia. Tidak bisa dipungkiri, belakangan ini rasanya setiap kali membuka media sosial, ada saja hal-hal negatif yang “nyangkut” di timeline para pengguna. Mungkin, karena bulan Ramadan sudah di depan mata, ini saatnya mulai pelan-pelan membuat konten yang positif dan mengubur yang negatif?

Rangkaian konten yang menyenangkan dan penuh damai di bulan ini tentunya diharapkan menjadi hal yang terus disebarkan lewat media sosial oleh semua orang yang menggunakannya, terutama influencer atau content creator lain. Apa saja sih ide konten yang bisa dilakukan di bulan Ramadan, secara spesifik untuk mengembangkan kontenmu?

Baca Juga: Cara Membuat Peta Konsep Kreatif

 

Tren Konten di Bulan Ramadhan 2019!
Lebih interaktif

Didukung dengan semakin canggihnya fitur-fitur yang disediakan para developer media sosial, dibanding tahun 2018, kita bisa membuat lebih banyak konten interaktif. Misal, lewat Instagram, kita bisa merangkai konten yang berbentuk question, polling, countdown dan yang paling baru: quiz!

23 April 2019 lalu, Instagram baru saja menambahkan fitur interaktif yang bernama quiz di dalam aplikasinya. Gunanya, untuk memberikan pilihan dari pertanyaan yang kita lontarkan. Dengan (empat) pilihan jawaban yang bisa kamu buat, kita bisa berinteraksi sekaligus menghibur para followers yang mungkin sedang ngabuburit atau menunggu sahur.

Dari banyaknya fitur yang disediakan, kemungkinan membuat konten interaktif semakin banyak lagi. Jadi, jangan sampai kehabisan ide ya! Ada banyak sekali konten interaktif yang dapat kita buat di bulan Ramadan tahun ini!

 

Tren Konten di Bulan Ramadhan 2019!
Waktu aktif audiens

Melansir Kompas, Twitter Indonesia memprediksi beberapa waktu spesifik akan lonjakan interaksi dan jumlah tweet di bulan Ramadan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, menurut Dwi Andriansyah (Country Industry Head Twitter Indonesia & Malaysia), aktivitas tersebut mulai meningkat pada pukul 3 dini hari atau saat sahur. Baru kemudian, aktivitas akan turun pada pukul 7 malam atau seusai buka puasa.

Ia juga mengungkapkan bahwa tren video di Twitter akan semakin banyak dikonsumsi penggunanya. Dari data tahun-tahun sebelumnya, ia melihat ada pola yang sama dan video di Twitter akan tetap menjadi salah satu tren yang laku di bulan ramadhan 2019 ini juga.

Ini juga menjelaskan beberapa ramalan waktu aktif pengguna media sosial lain. Saat sahur dan beberapa jam setelah berbuka puasa bisa menjadi saat yang pas untukmu mem-posting sebuah konten!

Baca Juga: Tips Membangun Dramatisasi Video Lewat Proses Editing!

Kolaborasi

Selain konten interaktif dan mempelajari waktu aktif audiens, membuat sebuah kolaborasi dengan content creator lain juga dapat dilakukan untuk membuat bentuk konten yang berbeda. Di saat inilah, para influencer dan kreator dapat membantu mensosialisasikan perdamaian serta menerima perbedaan.

Dengan kolaborasi, para kreator diharapkan untuk membuat sebuah konten yang dua kali lebih powerful dalam rangka mencapai tujuan tersebut. Misalnya saja, videografer dan food influencer dapat bekerjasama untuk membuat sebuah video soal makanan buka puasa yang sehat untuk pencernaan. Atau tips memilih ta’jil yang tidak membuat gas di dalam perut semakin kacau saat buka puasa.

Konten tersebut juga dapat dipikirkan dengan baik karena kolaborasi biasanya akan melibatkan pencarian ide dari insights kedua belah audiens masing-masing. Dengan ini, seharusnya engagement yang dihasilkan juga semakin meningkat! Selamat mencoba dan selamat menyambut bulan Ramadan 2019!

 

Kamu seorang content creator yang ingin bergabung dalam jejaring GetCraft?