Surabaya Creators Meetup: 4 Tips Sukses Para Kreatif

Perkembangan industri kreatif telah didukung oleh banyak kreator luar biasa di baliknya. Pekerja kreatif sendiri telah memahami hal ini dan bersedia mencoba peluang tersebut. Di kota-kota besar Indonesia seperti Surabaya, industri kreatif masih dipercaya menjadi salah satu jawaban jenjang karier yang menyenangkan untuk dijalani.

Pada tanggal 30 Maret, GetCraft pertama kali mengadakan Creators Meetup di kota Surabaya. Surabaya Creators Meetup tersebut bertema Tips Membangun Bisnis Kreatif sebagai Freelancer. Mengundang empat pembicara yang terjun langsung ke industri kreatif dan didukung oleh Sucor Sekuritas, acara berjalan dengan antusiasme peserta yang amat tinggi.

Mengundang Thomas Hanandry (Ilustator), Faisal Ash (Communication Manager PT DBL Indonesia), Syafira (Founder KulinerSBY) dan Yukiko Ayu (Public Relations & Influencer) sebagai panelis, acara SCM dimoderatori oleh Mahanugra Kinzana selaku VP Marketing GetCraft.

Baca Juga: 5 Masalah yang Dihadapi Freelancer dan Cara Mengatasinya!

Dari diskusi yang berlangsung di acara Surabaya Creators Meetup tersebut, ada beberapa poin yang disampaikan pembicara dan pada akhirnya disepakati oleh para peserta. Berikut poin-poinnya.

 

Surabaya Creators Meetup: 4 Tips Sukses Para Kreatif
1. “Dalam membangun bisnis kreatif, membangun personal branding penting sekali. Because essentially, we are the product!”

Pentingnya personal branding disepakati oleh empat pembicara yang hadir. Tapi, apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan personal branding? Adalah cara kita mempromosikan diri kita sebagai pekerja kreatif. Menurut Influencer Marketing Hubpersonal branding adalah gabungan dari skill, pengalaman serta personality yang ingin disampaikan oleh pelakunya kepada dunia, lewat media sosial mereka.

Personal branding juga menjadi sebuah hal yang membedakan kita dengan kreator lainnya. Bayangkan saja fungsi kartu nama sebelum internet berkuasa. Nah, seperti itulah pentingnya personal branding dalam bisnis kreatif kita. Pada akhirnya, we are the product!

2. Value

“Dalam membangun personal branding kita, tampilan fisik doang sudah basi. Kita harus kasih persepsi bahwa kita punya value. Kalau value aku: pintar. Dan itu aku tuangkan jadi konten-konten di Instagram,” jelas Yukiko Ayu, seorang Public Relations dan Influencer asal Surabaya.

Masih bicara personal branding, kita dapat membangunnya secara organik dan perlahan mengontrolnya dengan seksama agar para audiens mendapatkan value yang kamu sampaikan sesuai dengan waktu yang telah kamu atur. Intinya, yang mana pun pilihanmu untuk mengembangkannya, kamu harus mencantumkan value di tiap-tiap konten yang disampaikan.

 

Surabaya Creators Meetup: 4 Tips Sukses Para Kreatif
3. Creative idea


Brand seringkali membutuhkan masukan dari para freelancer untuk menggali creative idea,” jelas Faisal Ash (PT. DBL Indonesia) selaku pembicara dari sisi brand yang juga melengkapi insights dari para panelis lainnya ini.


“Sebagai kreatorfreelancer industri kreatif, kita seringkali diberi tantangan ide kreatif dari sisi brand. Untuk itu, memperkaya pengalaman itu untuk menjadi ide-ide kreatif amatlah penting. Hal ini dapat kita kembangkan dengan mengerti peta konsep kreatif. Apa saja yang keuntungannya? Peta konsep kreatif terbukti dapat membantu para kreator dalam tahapan brainstorming secara general.


Dengan bantuan gambaran peta sederhana ini, dijamin ide-ide kreatif yang kamu miliki dapat berkembang dan dieksekusi dengan baik

Baca Juga: Tips Menjadi Content Writer Paling Diinginkan

 

Surabaya Creators Meetup: 4 Tips Sukses Para Kreatif
4. Menjajal berbagai macam platform

Comfort zone, begitu sebutan umum tempat kenyamanan yang berlebihan, yang kadang menjadi bumerang saat kita ingin berkembang. “Dalam membangun marketing, kita sebagai sebuah bisnis kreatif, jangan terpaku sama Instagram atau satu platform media sosial saja. Kalau bisa, kita mencoba semua medium dan channel lainnya,” tegas Thomas Hanandry, Ilustrator yang namanya saat ini sudah besar di Surabaya.

Memang, kita tidak dapat memastikan tiap-tiap ukuran peluang dari masing-masing platform media sosial yang ada. Namun, tidak ada salahnya mencoba! Memperkaya pengalaman juga bisa didapat dari menjajal platform-platform media sosial lain yang belum familiar untuk kita. Dari situ, mungkin kita mendapatkan insight yang berbeda dari media sosial yang satunya, begitu seterusnya.

Lihat para Influencer yang tergabung dalam jejaring GetCraft!

Bahkan, Syafira dari @KulinerSBY juga mengalami hal ini. Akun Instagram yang saat ini sudah memiliki lebih dari 300.000 followers ini mengaku bahwa awalnya ia hanya iseng membuat postingan di Instagram. Baru kemudian, ia mendapatkan respon positif dari audiensnya dan mulai mendapatkan tawaran endorse. Hingga saat ini, Syafira mengaku memiliki tim KulinerSBY sendiri untuk membuat konten-konten mereka. Ini semua dapat dicapai Syafira dari menjajal media sosial Instagram hingga sukses besar dalam jangka waktu 3 tahun. Noted: jangan takut mencoba!

 

Kamu seorang kreator yang ingin bergabung dalam jejaring GetCraft?