Sederet Hal Penting untuk Persiapan Produksi Video

Fase apa yang Anda anggap paling penting dalam produksi video? Selain teknis pengambilan gambar dan editing, kunci sukses produksi materi audio visual ditentukan fase praproduksi; hal yang mungkin seringkali tidak dianggap sama pentingnya dengan kedua hal tadi.

Padahal praproduksi adalah babak persiapan yang krusial dijalani serius. Mengutip ilmuwan yang tercatat sebagai penemu telepon Alexander Graham Bell, “Sebelum hal-hal lain, persiapan adalah kunci keberhasilan.” Jadi, apa saja yang perlu kita perhatikan untuk mengoptimalkan praproduksi terkait konten video?

persiapan produksi video 3

Menentukan penonton yang disasar dan kapan video mau disiarkan

Dalam pembuatan konten apapun, memastikan siapa yang ingin kita ajak bicara, penting dilakukan di tahap awal. Memetakan persona penonton dari ujung pertama proses produksi membuat kita fokus pada bagaimana pesan akan disampaikan, bahkan berapa lama durasinya, secara lebih akurat.

Terkait hal ini, mempersempit target penonton secara spesifik bakal membuat video lebih efektif, ketimbang menyasar kelompok audiens yang umum. Apakah mereka laki-laki atau perempuan; jika mereka remaja, apakah mereka masih duduk di bangku SMA atau kuliah; media apa yang biasanya mereka konsumsi; bagaimana kebiasaan mereka menggunakan media digital, dsb.

Elemen penting lainnya yang perlu ditentukan di tahap awal proses produksi video adalah informasi tentang kapan video mau disiarkan. Dengan demikian, kita bisa memperkirakan apakah budget dan timeline masuk akal jika dikaitkan dengan kapasitas tim produksi.

Mengetahui anggaran secara pasti

Hal ini penting, karena tanpa pedoman yang jelas soal besaran anggaran untuk pembuatan video di fase praproduksi, kita akan kesulitan dalam menyusun perencanaan. Dengan pastinya jumlah dana yang dimiliki, kita juga dapat mengelola ekspektasi semua pihak yang terlibat; sehingga tidak overpromising di fase awal, tapi hasilnya jauh di bawah harapan.

Mengetahui besaran anggaran secara pasti juga membuat kita bisa menentukan “batasan” tentang hal yang bisa dan tidak bisa dilakukan dalam tahap perencanaan, dan menghindari model “kira-kira” dalam proses produksi.

Menentukan durasi dan struktur video

Dengan skema biaya yang jelas, kita jadi bisa menekankan durasi dan juga struktur pesan yang menentukan apakah nantinya penonton akan terus melanjutkan menonton video atau tidak. Misal, durasi 30-60 detik tercatat ideal untuk video online​; tapi untuk bisa mengoptimalkan masa tersebut, kita perlu menata struktur pesan yang akan disampaikan.

Terkait hal tersebut, ada kecenderungan kita ingin memasukkan terlalu banyak pesan ke dalam sebuah video, hingga membuatnya tidak cukup kuat. Sebaiknya tentukan pesan kunci dan fokus, agar video benar-benar mengusung satu pesan kuat.

Berhubungan dengan struktur, pada video online yang relatif singkat, kita perlu memiliki hook pada bagian awal video, yang bisa menarik penonton untuk terus mengikuti video hingga akhir. Bahkan beberapa praktisi, terkait video komersial, menyarankan untuk menyebut atau memunculkan brand atau judul campaign dalam 15 detik pertama; tujuannya setidaknya penonton sudah diterpa informasi brand atau campaign meski mereka tidak terus melanjutkan menonton video.

Memastikan lokasi shooting

Ada beberapa hal yang berdampak pada jadwal dan teknis produksi, salah satu yang paling krusial adalah soal lokasi; apakah di studio, outdoor, atau lokasi khusus? Dengan bekal perhitungan budget yang jelas dan durasi yang diinginkan, mestinya keputusan di mana pengambilan gambar akan dilakukan sudah bisa ditentukan.

Yang penting juga, sebelum proses shooting, kita mesti mengunjungi tempat tersebut. Dengan demikian, kita bisa memahami detail dan kompleksitas lokasi, untuk membuat perencanaan dan jadwal produksi yang efektif. Untuk shooting di luar ruang misalnya, kita harus memperhitungkan soal cuaca.

Begitulah beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membuat perencanaan praproduksi yang baik. Dengan menentukan penonton yang disasar, waktu siar, budget, durasi, dan lokasi, kita jadi memiliki informasi solid untuk menyusun timeline yang kuat untuk jadi pegangan tim produksi.

Melalui perencanaan yang detail dan tepat perhitungannya, kita bisa meminimalisasi berbagai isu yang potensial terjadi dalam proses produksi dan pascaproduksi; sehingga proses lebih lancar dan biasanya berbanding lurus dengan kualitas video yang dihasilkan.

GetCraft sebagai marketplace penyedia jasa kreatif, telah banyak menjaring para videografer untuk bergabung dan menawarkan jasa produksi videografi. Mau tau siapa saja yang sudah gabung? Yuk lihat disini!