Penulisan Kreatif: Apa Saja Hambatan dan Solusinya?

Ayu Utami mengatakan bahwa menulis adalah hal yang menyenangkan, selain menjadi proses untuk menemukan dan lebih mengenal diri sendiri, menulis juga membawa manfaat yang besar. Misalnya, menjadikan pengalaman buruk menjadi tidak sia-sia ketika kita menuangkannya dalam bentuk tulisan. Namun, perjalanan penulisan kreatif belum tentu bebas hambatan. Kamu masih saja bisa menemui kesulitan atau tantangan. Ini tidak hanya berlaku untuk mereka yang baru menulis, bahkan beberapa penulis yang sudah memiliki jam terbang tinggi juga terkadang masih menemui kesulitan dan tantangannya  masing-masing.

Meski terdengar menakutkan, kesulitan atau tantangan dalam menulis sebenarnya perlu kamu hadapi untuk membuat dirimu berkembang, apalagi kalau menulis adalah pekerjaan utamamu. Tanpa keberadaan tantangan, seberapa pun kamu menikmati bidang yang kamu sukai, nantinya hal ini bisa jadi membosankan.

Untuk kamu yang ingin menjalani profesi sebagai penulis, berikut ini Crafters merangkum beberapa tantangan utama yang dialami oleh penulis dan solusi apa yang bisa  kamu lakukan.

Baca Juga: Ayu Utami: Menulis adalah Proses Menemukan Diri Sendiri

 

Penulisan Kreatif: Apa Saja Hambatan dan Solusinya?
(Dok. Giphy)

Writer’s block

Ini adalah suatu kondisi yang kamu rasakan ketika kamu merasa sulit untuk menulis. Kamu tidak tahu apa yang harus kamu tulis. Kamu tidak berminat untuk menulis dan kamu tidak tahu kapan kamu bisa mengembalikan mood untuk bisa menulis. Writer’s block bisa sangat berbahaya jika kamu tidak menanganinya dengan cepat. Beberapa hal yang bisa kamu lakukan adalah:

  • Beristirahatlah! Pastikan kamu memiliki jam tidur yang cukup dan tidak stres. Terkadang kamu mengalami writer’s block karena kamu menulis terlalu lama sehingga itu dapat membuatmu sangat lelah.
  • Baca, baca dan baca! Kamu tidak bisa memproduksi tulisan tanpa mengonsumsi bacaan yang berkualitas. Kamu memerlukan informasi untuk membuka pikiranmu dan berkembang. Jadi, pastikan kamu membaca, membaca dan membaca lagi.
  • Berolahraga secara teratur. Terkadang masalah mentok saat menulis bersumber pada kondisi tubuh; kamu kurang aktif bergerak sehingga mengganggu pekerjaanmu. Olahraga sangat penting bahkan bagi penulis sekalipun karena aliran darah melalui otak dapat mempengaruhi kreativitas kerja otak kamu. Maka, pastikan kamu berolahraga yang cukup.

Kurangnya ide

Kamu yakin kamu bisa menulis tetapi kamu tidak memiliki ide atau poin untuk ditulis. Ini bisa terjadi kepada siapa saja, dan kabar baiknya adalah bahwa ada solusi mengatasi masalah ini. Beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan ide tentang apa yang akan ditulis yaitu:

  • Amati Alam! Lihatlah pohon-pohon yang ada di sekitar kamu, atau anjing kamu, atau objek alam lainnya yang dapat memberikan inspirasi ke dalam dirimu.
  • Baca apa saja yang tentu bagus menurutmu. Karena membaca adalah obat kekurangan ide. Baca apa pun soal situasi yang kamu hadapi dengan keterbukaan hati karena itu dapat memberikan inspirasi dan kontribusi berupa ide-ide yang bisa kamu tulis.
  • Lakukan riset. Gunakan Google, situs media sosial atau situs lainnya yang dapat memberikan ide-ide tentang apa yang sedang kamu tulis.

 

Penulisan Kreatif: Apa Saja Hambatan dan Solusinya?
(Dok. Giphy)

Berada di lingkungan yang tidak mendukung

Hal ini bisa menjadi masalah besar tersendiri, terutama jika kamu tinggal dalam lingkungan yang banyak mengganggu fokus, semisal; banyak-anak-anak, berada di lingkungan yang tidak produktif atau memiliki kesibukan lain. Biasanya, menulis membutuhkan lingkungan dengan suasana yang nyaman dan tenang untuk membantumu menjaga konsentrasi. Beberapa tempat seperti, kedai kopi dengan desain yang bagus serta fitur ruangan yang menarik dan memadai bisa membantu memberikan kenyamanan untuk menulis.

Menulis juga sebenarnya bisa dilakukan di rumah dengan kondisi tidak banyak terganggu oleh hal-hal yang berhubungan dengan aktivitas orang rumah. Kamu bisa menciptakan ruang kerja atau ruang khusus yang dibuat senyaman mungkin agar kamu bisa tetap produktif menulis dengan santai dan tenang. Jika tidak memiliki space untuk membuat ruang kerja atau ruang khusus di rumah, kamu bisa menjadikan kamar tempat tidur kamu sekaligus sebagai ruang kerja.

Kurang percaya diri

Pernahkah kamu mengalami atau merasa tidak percaya diri dengan tulisanmu? Tidak percaya diri adalah masalah yang sangat berbahaya bagi seorang penulis. Ketakutan adalah salah satu faktor yang menyebabkan kurangnya kepercayaan diri, terutama pada penulis pemula. Bisa jadi kamu berpikir karena sudah banyak orang yang bisa menulis dan merasa mereka lebih baik daripada kamu. Khawatir tulisanmu akan banyak dikoreksi dan dianggap tidak menarik. Padahal, tidak masalah seberapa terampil dan seberapa banyak pengalaman yang kamu dapatkan. Tulisanmu pasti akan tetap tampil beda dengan tulisan orang lain.

Avianti Armand, seorang penulis buku puisi ‘Perempuan Yang Dihapus Namanya’, memberi tips kepada para penulis untuk jangan terlalu pusing memikirkan opini orang lain. Ambil sesuai kebutuhan, mengingat kita tidak bisa menyenangkan semuanya. Terus membaca, latih keterampilan menulis, dan disiplin dengan jadwal. Seorang penulis juga butuh membaca agar kemahiran berbahasanya terus terasah.

Intinya, tidak perlu terbebani oleh hal-hal yang terlalu tinggi untuk menghasilkan tulisan bagus.

Baca Juga: 5 Skill yang Wajib Dimiliki Copywriter

Bosan

Merasa bosan adalah suatu gejala alami yang bisa terjadi pada siapa pun. Apabila kamu merasa bosan menulis satu genre tulisan misalnya, ini saatnya kamu bereksperimen dan mengasah kemampuan menulis kamu dengan genre atau dengan gaya tulisan yang lain.

Beberapa cara berikut bisa kamu lakukan untuk mengasah kemampuan penulisan kreatif kamu, dan mungkin bisa membantumu lebih berkembang:

  • Cobalah menulis novel atau cerpen, katakan dalam waktu sebulan. Ini bisa menjadi latihan sekaligus tantangan yang baik untuk mengasah kemampuan kamu dalam menulis.
  • Menulis dengan gaya penulis terkenal tetapi dengan topik yang berbeda. Misalnya, kamu menulis topik tentang politik tetapi menggunakan gaya tulisan Sapardi yang mendayu dan tenang dengan.
  • Menulis narasi yang sama namun dalam bentuk yang berbeda. Misalnya sebuah lirik lagu kamu rubah atau adaptasi menjadi sebuah cerita pendek atau novel.

Kesimpulannya, setiap orang pasti menemui kesulitan ketika menulis. Tetapi pada akhirnya bagaimana kesulitan itu bisa diartikan sebagai tantangan yang menggairahkan untuk ditaklukkan.

 

Apa kamu seorang penulis yang ingin bergabung dalam jejaring GetCraft?