Membangun Infografis dalam Lima Langkah

Anda tentu tahu kalau membangun infografis itu bukan hanya soal visual saja. Menurut situs Venngage, setidaknya ada lima tahapan yang perlu Anda ketahui sebelum dan saat membuat sebuah infografis. Berikut tahapannya:

1. Membuat alur cerita infografis

Infografis bukan hanya perkara gambar, tapi juga data. Itulah alasannya mengapa Anda harus menentukan terlebih dulu mengenai alur cerita yang akan dibangun dalam infografis.

Lalu, bagaimana caranya membangun cerita itu? Di sini, Anda bisa menempatkan diri sebagai pembaca dan mencari tahu hal apa yang menarik perhatian mereka. Misalnya: infografis berupa petunjuk/cara melakukan sesuatu; infografis berisi solusi dari permasalahan sehari-hari.

2. Pencarian data

Di tahapan pencarian data ini, Anda memiliki berbagai cara untuk memiliki suatu data. Salah satunya adalah data dari klien Anda. Bila bekerja sendiri, pengumpulan data bisa dilakukan melalui survei kecil-kecilan. Misalnya saja lewat survey monkey atau Google Forms dan menyebarkannya ke kenalan Anda. Sementara untuk data statistik yang cukup terpercaya, Anda dapat mencarinya di Google Public Data.

membuat infografis 2

3. Menentukan tampilan infografis

Hore! Anda sudah berhasil menentukan alur cerita dan mengumpulkan data. Kini saatnya membuat infografis. Eits, tunggu dulu! Infografis seperti apa yang ingin Anda buat?

Ya, infografis tidak hanya berbentuk satu model saja. Setidaknya Anda bisa memilih salah satu dari berikut ini:

  1. Statistical;
  2. Timeline;
  3. Process;
  4. Informational;
  5. Geographic;
  6. Comparison;
  7. Hierarchical;
  8. Chart-Centric.

Jadi, apa bentuk infografis yang sesuai dengan alur cerita dan data yang Anda miliki?

Berikut di bawah ini, contoh infografis model Informational:

membuat infografis 3

4. Desain infografis

Untuk Anda yang sudah lihai membuat infografis sekali pun, membuat desain bukanlah perkara mudah. Terutama ketika Anda tengah kehabisan ide. Apalagi untuk Anda yang masih pemula dalam dunia desain infografis.

Karena itu, Anda perlu memperkaya perbendaharaan desain infografis. Misalnya dengan sering berkunjung ke Pinterest atau Venngage. Sementara untuk permainan warna, Anda bisa menggunakan Colour Lovers atau Paletton.

Untuk proses pembuatan infografis, sebaiknya Anda menuangkannya terlebih dulu dalam outline di atas kertas. Dari sana, Anda bisa membayangkan akan seperti apa alur informasi yang akan dituangkan dalam infografis. Untuk jalan mudahnya, proses pembuatan infografis dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi seperti Piktochart, Visage, atau Canva.

5. Publikasikan infografis Anda

Infografis sudah tercipta! Kini saatnya Anda mempublikasikan infografis itu ke orang banyak. Media sosial, tentu itu akan menjadi wadah Anda untuk menyebarkan infografis tersebut. Anda bisa menggunakan Facebook, Pinterest, Instagram, atau Twitter. Bila klien Anda memiliki Newsletter, itu pun bisa menjadi sarana untuk membagikan infografis.

Selamat mencoba!

Banyak desainer infografis berkualitas  yang telah bergabung di GetCraft untuk menawarkan jasa desainnya untuk para klien di seluruh Indonesia. Ingin tahu desainer mana saja yang sudah gabung? Yuk lihat disini!