HelloDitta: Menjalani 3 Profesi Kreatif di Instagram

Sosial media kian hari kian banyak penggunanya. Untuk para kreator, hal ini bisa menjadi ladang inspirasi atau bahkan penghasilan jika menekuni dan mengerti cara menggunakannya dengan bijak. Sebut saja platform media sosial yang berhasil mempertemukan kreator satu ke kreator lain dengan ketertarikan sama. Mulai dari Instagram, Twitter, hingga Facebook, setiap harinya memiliki interaksi tinggi yang dihubungkan dengan beragam fitur canggih yang disediakan.

Menjalani satu profesi saja mungkin hal biasa di media sosial. Namun, bagaimana jika melakoni lebih dari satu profesi di sebuah platform media sosial: Instagram? Hal ini dilakukan oleh Ditta Amelia Saraswati atau yang amat dikenal dengan nama @HelloDitta.

HelloDitta: Menjalani 3 Profesi Kreatif di Instagram
Profil Ditta Amelia Saraswati alias @helloditta

Tidak semudah itu Ditta meraih ketiga profesi sebagai influencer, ilustrator dan komikus. Lewat kegigihannya, ia menjalani setiap  proses berkaryanya. Sebagai influencer, ia telah melakoni banyak project berbayar dari brand. Sebagai ilustrator, ia telah menghasilkan banyak karya dan cover buku yang beredar di toko buku besar. Sebagai komikus, ia dikenal dan digemari karena tema romance yang ia angkat dan karakter khas buatannya.

Menjalani tiga profesi sekaligus rasanya membuat Ditta tidak jengah. Malahan, konten yang amat beragam di akun Instagram-nya menarik lebih banyak followers. Dengan konten-konten positifnya yang fresh, Ditta tidak takut untuk menghadapi kerasnya dunia media sosial yang sekarang ini sering disebut “komentar netizen”. Ia berhasil tetap konsisten menghadirkan konten khasnya dan para followers serta komunitasnya berbalik amat suportif terhadap karya-karya yang ia buat.

Bicara soal ketiga profesinya, Ditta menjelaskan secara rinci proses dan segala sesuatu yang ia hadapi di media sosial Instagram dalam wawancaranya dengan Crafters kali ini.

Baca Juga: SIXTALES: Berbagi Kisah Lewat Ilustrasi Anak

Gimana sih kali pertama kamu terjun ke dunia media sosial dengan banyaknya ketertarikan ini?

Kalau diceritain dari awal banget, aku memang suka main media sosial dari sejak masih sekolah, waktu SMA aku cukup sering nulis blog, lalu makin ke sini media sosialnya makin beragam, di Twitter aku bisa salurin bawel-bawelanku lewat tweetshahaha. Sedangkan di Instagram aku dulu lebih sering posting karyaku waktu masih kuliah dan awal belajar ilustrasi juga paper crafting. Dan ternyata makin ke sini, kedua media sosial itu membantu karierku juga, baik sebagai penulis atau ilustrator. Di media sosial itu juga aku lihat banyak orang dengan interest yang sama dan bisa jadi influence buat aku belajar.

Kamu seorang komikus, ilustrator dan influencer. Gimana caran kamu membagi waktu?

Bagi waktu, sejujurnya aku masih payah, kadang beberapa kali masih keteteran, untungnya sekarang kalau untuk urusan pekerjaan dengan klien aku punya manajer yang bantu aku urus jadwal dan lainnya.

Sedangkan sebagai komikus, karena aku hanya menulis ceritanya, aku mengerjakan di sela-sela waktu kosong, atau lebih tepatnya sih nyempet-nyempetin, misal lagi di bis atau di kereta aku tulis di notes handphone ceritanya lalu baru di rumah aku selesaikan.

Kalau sebagai ilustrator, karena sekarang aku punya device yang bantu aku untuk menggambar secara mobile biasanya aku kerjakan di waktu istirahat atau lagi sambil kumpul aku sempetin gambar, finishing-nya baru aku pakai software komputer. Pokoknya bener-bener disempet-sempetin saja, mana yang prioritas duluan mana yang bisa dikerjakan belakangan.

Jika bicara ilustrasi, orang sudah hafal betul dengan karakter buatanmu. Bagaimana sih prosesnya hingga kamu akhirnya menemukan karakter ilustrasimu?

Wah, senang deh kalau misal orang sudah hafal karakter-karakter buatanku. Pada awalnya gambarku style-nya kan manga karena aku suka banget dari kecil baca komik Jepang, tapi waktu kuliah dosenku bilang harus belajar lebih realis, lalu aku latihan-latihan lagi, lihat-lihat referensi dan merasa kalau style yang sederhana juga bisa jadi bagus dan menarik.

Aku suka ilustrasi buatan Sundae Kids, dia ilustrator asal Thailand yang style-nya sederhana tapi khas. Style-ku secara tidak langsung terbentuk dari apa yang aku suka dan bagaimana cara tercepat aku menyelesaikannya, maka jadilah style yang sekarang.

 

HelloDitta: Menjalani 3 Profesi Kreatif di Instagram
Karya ilustrasi Ditta (Dok. Instagram @helloditta)
Untuk tahapan membuat ilustrasi cover buku secara spesifik, apa yang biasanya kamu lakukan?

Biasanya yang aku lakukan adalah membaca bukunya dulu, karena meskipun ada istilah “don’t judge the book by its cover tetap saja kalau cover yang bisa mewakili isi dari bukunya itu lebih baik. Jadi setelah kubaca, coba aku tulis beberapa hal yang kira-kira bisa jadi patokan keseluruhan isi. Terkadang aku juga konsultasi dengan penulisnya atau tim penerbitnya supaya kami semua satu suara dalam pembuatan cover itu.

Nah, sekarang bicara soal komik. Tema apa sih yang biasa kamu angkat dalam komik buatanmu dan apa tujuanmu?

Kalau untuk komik, aku lebih suka membuat cerita yang sederhana dan bisa relate dengan yang baca, misal komik pertamaku Happy Hour yang menceritakan karyawan di sebuah agency dan waktu itu respon orang-orang cukup menyenangkan, banyak yang bilang bahwa mereka mengalami hal yang sama. Komik romance-ku yang judulnya Blue Serenade yang rilis di aplikasi CIAYO juga punya tujuan yang sama, bikin orang-orang merasa kalau kita juga bisa mengalami hal di komik itu, jadi aku buat serealistis mungkin supaya pembacaku juga merasa lebih dekat dengan kisahnya. Karena beberapa ceritanya kuambil dari kejadian nyata, hahaha.

Lihat influencer lain yang tergabung dalam jejaring GetCraft!

Untuk bentuk konten di Instagram sendiri (sebagai influencer), apakah kamu memiliki kurasi potential client yang ketat?

Untuk konten Instagram aku biasanya dibantu oleh manajerku supaya di-handle dengan lebih profesional, lalu dia akan menginfokan ke aku pekerjaan apa yang masuk lalu setelah setuju dengan brief-nya biasanya langsung kukerjakan.

 

HelloDitta: Menjalani 3 Profesi Kreatif di Instagram
Selain melakoni 3 profesi tersebut, Ditta juga menulis buku (Dok. Instagram @helloditta)
HelloDitta: Menjalani 3 Profesi Kreatif di Instagram
Ditta hingga sekarang masih mengembangkan konten-kontennya dengan cara konsisten berkarya (Dok. Instagram @helloditta)
Menjalani segala ketertarikanmu dan membagikannya dalam media sosial, apa yang saat ini menjadi tantanganmu dalam menjalani semuanya sekaligus?

Tantangannya mungkin waktu dan konsistensi ya, karena kan aku juga bekerja full time di kantor, sedangkan aku ingin melakukan hal yang kusuka juga selain bekerja. Tapi untuk sekarang aku mengerjakan apa yang bisa kukerjakan saja dulu secara prioritas, jadi tanggung jawab dan keinginan enggak terbengkalai.

Selain ketertarikan yang sudah kamu jalani itu, adakah hal lain yang ingin kamu coba?

Untuk saat ini belum ada, karena yang aku jalani sekarang pun sudah cukup menyenangkan dan belum semuanya aku capai. Aku masih menulis buku selanjutnya, mengerjakan ilustrasi, juga membuat komik. Tapi kalau yang ingin kupelajari mungkin aku mau coba belajar salah satu instrumen musik, sepertinya seru!

Baca Juga: Masdimboy: Untuk Berkarya Harus Buka Kuping, Mata dan Mulut

Sebagai pengguna media sosial yang baik, apa kritikmu di era media sosial ini dan apa harapanmu ke depannya?

Karena sekarang akses media sosial sangat mudah, kadang suka banyak orang yang salah kaprah, jadi di internet attitude-nya kurang baik, karena dirasa ‘ini kan sosmed gue’ lalu jadi bicara yang seenaknya tapi bisa saja menyakiti orang lain. Apalagi sering ada yang komentar negatif atau bullykan media sosial yang harusnya bisa jadi sesuatu yang suportif malah jadi sebaliknya.

Aku inginnya sih orang-orang lebih consider tentang penggunaan media sosial, jadi enggak bicara seenaknya ke orang yang notabene hanya mereka lihat melalui media sosial, enggak berhadapan langsung dengan orang yang dikomentari kan bukan berarti dia enggak baca atau tersinggung. Tapi untungnya, orang-orang di media sosialku suportif, makanya aku senang membagikan karyaku di situ.

 

Kamu seorang kreator yang ingin bergabung dalam jejaring GetCraft?