Product Training GetCraft: Data, Tren dan Insights untuk Bisnis Foto dan Videografi

Banyak dari kreator bertanya-tanya, bisnis yang mereka geluti di tahun 2018 seperti apa dan apakah berkembang? Salah satunya adalah bisnis videografi dan fotografi. Untuk menjawab pertanyaan ini, GetCraft selalu terbuka untuk membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan ini.

GetCraft setiap bulannya mengadakan acara Product Training dari masing-masing service yang tersedia dalam marketplace. Kali ini, dengan mengundang para videografer dan fotografer yang antusias dengan industri tersebut di Freeware Labs, Kemang pada 17 Januari lalu, para peserta dibekali dengan insights soal industri tersebut lewat sudut pandang bisnis GetCraft.

Menurut Sarah Hirah Priscalia, Sr. Content Manager di GetCraft, ranah industri video yang paling ramai masih dipimpin oleh Food and Recipes (35%), disusul oleh Parents & Education (25%), Beauty Female dan juga Health & Pharma (17,5%). Sisanya, Automotive mendapatkan persentase yang cukup rendah dari Bisnis Industri terlaris menurut GetCraft.

Product Training GetCraft: Data, Tren dan Insights untuk Bisnis Foto dan Videografi
(Dok. Pexels)

Nah, jika bicara tentang bentuk-bentuk video yang banyak dibeli oleh para klien, Sarah memberi tujuh contoh servis video yang paling sering diminta oleh klien. Mulai dari How To video, dokumenter, video penjelasan (explainer), company profile, wawancara, liputan acara, online ads, TVC, dan video cutdown/editing. Untuk foto, bentuk seperti dailyevent dan photoshoot juga menjadi bentuk yang sering di-request oleh klien.

Baca Juga: Tren Online Video Advertising dan Proses di Baliknya

Bicara persentase dari bentuk-bentuk servis yang dapat ditawarkan oleh videografer dan fotografer yang tergabung dalam marketplace GetCraft, servis video cutdown/editing dan video how to/social media masih memimpin dengan angka permintaan klien tertinggi yaitu 25,8% dan 24,7%. Untuk para fotografer, bentuk servis daily memimpin besar angka persentase di 53,8%.

Platform media sosial yang diinginkan klien untuk video itu juga pasti penting untuk diketahui. Facebook dan Instagram menempati tingkat tertinggi persentase permintaan klien menurut data GetCraft.

Tren konten dan video 2019

Sarah melanjutkan dengan menjabarkan perkiraan tren konten dan video di tahun 2019 ini untuk membekali para videografer dan fotografer yang hadir di acara Product Training tersebut.

Storytelling masih disebut-sebut sebagai salah satu bentuk penggarapan video yang populer. Karena hasil akhirnya yang dapat membangun emosi serta membuat ikatan dengan audiens lewat bercerita, bentuk video seperti web series dan short online video bisa jadi salah satu contoh untuk menggarap video storytelling yang baik.

Baca Juga: Tips Meniti Karier Menjadi Videografer

 

Product Training GetCraft: Data, Tren dan Insights untuk Bisnis Foto dan Videografi
Acara Product Training untuk para videografer dan fotografer yang diadakan di Freeware Labs, Kemang
Product Training GetCraft: Data, Tren dan Insights untuk Bisnis Foto dan Videografi
Sarah Hirah Priscalia, Sr. Content Manager dari GetCraft sedang memberikan insights bagi para peserta

Para peserta juga diingatkan untuk selalu membuat konten yang orisina dan relevan. Jangan sampai para kreator meniru yang sudah ada dan harus konsisten untuk terus menghadirkan konten-konten yang fresh dan relevan untuk target penontonnya.

Tren selanjutnya yang disampaikan oleh Sarah adalah nostalgic flashback. Yaitu konten yang bernuansa jadul atau berisi elemen-elemen tahun 80an/90an yang bisa membangkitkan rasa nostalgia pada audiens. Sarah juga menambahkan, bahwa kita harus ingat untuk membuat sesuatu yang out of the box atau unik. Seperti BukaLapak Pendekar Medok atau Ramayana Qasidah-an. Yang terakhir, konten environment awareness juga dirasa akan menjadi populer di tahun 2019 ini.

 

Apakah kamu seorang videografer atau fotografer?