Cara Membuat Peta Konsep Kreatif

Sebagai individu kreatif, seringkali kita punya banyak ide di kepala tanpa punya cara untuk membuat konsep dengan apik. Padahal, dengan membuat peta konsep, terbukti para kreatif bisa terbantu dalam proses brainstorming, mengembangkan ide dengan lebih baik hingga mengeksekusi dengan maksimal.

Anggap saja, jika kamu punya empat ide yang muncul secara bersamaan, mungkin memang sulit untuk mengeksekusi keempat-empatnya. Namun, jika kamu menggunakan peta konsep ini, ada jaminan cukup besar bahwa kamu pada akhirnya bisa menjadikannya nyata.

Sebuah peta konsep, seperti umumnya, adalah sebuah gambaran grafis yang membantu untuk mengatur dan merepresentasikan konsep dari sebuah objektif ide. Awalnya, kamu butuh sebuah ide besar, lalu cabang-cabang dari tiap idenya bisa dibagi menjadi topik-topik spesifik. Tidak rumit, yang dibutuhkan hanyalah kesabaran untuk menggali tiap ide yang muncul.

 

Peta Konsep
Dok. Giphy
Kepentingan dalam membuat peta konsep

Peta konsep banyak digunakan dalam bidang lainnya juga. Saat dirangkai dengan bertahap dan tepat, memetakan konsep akan membuat kamu terus berkembang setiap kali membuat suatu karya, apapun bentuknya. Tulisanilustrasidesain, karya foto hingga video adalah beberapa contoh hasil akhir dari peta konsep ini.

Baca juga: Tantangan yang Dihadapi Content Creator Saat Ini

Membuat peta konsep juga dapat membantumu untuk mengeliminasi ide-ide yang ternyata kurang cocok dengan tujuan awalmu. Juga, di saat kamu merasa stuck dengan satu ide/konsep, kamu bisa mengetahui kelemahanmu dan melakukan riset yang kira-kira kamu butuhkan di dalamnya.

How to?

Bagaimana cara membuat sebuah peta konsep? Sebuah peta konsep memang teratur secara hierarki, namun asyiknya adalah, kamu bisa terus mengganti dan mengembangkan ide-ide turunan di dalamnya. Justru semakin kamu menemukan topik spesifik seiring berjalannya pembuatan peta konsep ini, kamu akan semakin menemukan ide konseptual yang lebih menarik.

 

Bagan Peta Konsep
Bagan Peta Konsep

Mulailah dengan main idea. Trik yang sangat membantu kamu adalah untuk menentukan satu pertanyaan besar yang fokus. Buatlah pertanyaan dari isu yang membutuhkan konklusi. Saat topik yang berbentuk konklusi tersebut sudah ditemukan, maka tahap selanjutnya untuk menentukan tatanan hierarki selanjutnya dalam bagan.

Baru kemudian, tentukan key concept-nya. Carilah key concept yang sifatnya berhubungan dekat dengan main idea-mu. Kamu bisa memulainya dengan hal yang lebih luas, lalu kerucutkan agar lebih spesifik lagi.

Baca juga: Mengupas Sebab Kreativitas

Finally, selesaikan dengan menyambungkan keseluruhan kosepmu. Buatlah dengan merangkai kata-kata menjadi sebuah frasa atau kalimat. Saat dasar dari seluruhnya sudah tersambung, kamu bisa mulai menyambungkan konsep spesifiknya untuk kemudian melakukan eksekusi kreatifmu. Dengan begitu, keseluruhannya akan menjadi lebih mudah dimengerti oleh penikmat karyamu nantinya. Kelebihannya lainnya, peta konsep ini bisa membuat kamu mendeskripsikan hasil akhir karyamu dengan lebih mudah dan jelas–tanpa penjelasan yang “mengambang”.

Jika kamu sudah siap dan matang sebagai individu yang bekerja dalam industri kreatif, mulailah mencari banyak project yang dapat kamu lakukan secara komersial. Memulainya dengan sign up ke marketplace dan konsisten melakukan networking dengan sesama pelakunya adalah sebuah langkah awal yang mantap! Good luck!

 

Peta Konsep
Dok. Giphy