5 Tips Membuat Food Video Lebih Menarik

Pernakah kamu melihat video singkat memasak di Instagram, Youtube, Twitter atau sebuah website? Mungkin kamu tertarik ingin mencoba membuatnya juga. Terutama jika kamu suka memasak dan menyimpan rahasia resep makanan khusus yang ingin kamu sebar dan bagikan ke orang banyak. Cooking atau food video merupakan salah satu konten menarik dan banyak diminati orang. Selain faktor makan adalah kebutuhan utama manusia, di era digital ini, food video yang memaparkan proses pembuatan makanan lezat memiliki pesona yang tinggi.

Food video sendiri diramalkan akan selalu diminati dan semakin banyak dibuat seiring dengan berkembangnya dunia kuliner dan teknologi. Pada tahun 2018, Shareblee, sebuah platform yang bisa mengukur aktivitas yang tersebar di internet dan menjadikannya sebuah data mencatat bahwa Tasty, salah satu portal media yang menyediakan konten video makanan menempati urutan teratas yang banyak dilihat dan dibagikan melalui Facebook.

Baca Juga: 5 Cara Merekam Video Kreatif dengan Smartphone

5 Tips Membuat Food Video Lebih Menarik
(Dok. Giphy)

Bicara masalah masak-memasak dalam format video, ada juga beberapa film yang menjadikan makanan sebagai sub-tema dalam ceritanya, seperti dalam film Tabula Rasa atau Aruna dan Lidahnya. Adegan memasak atau membuat makanan di dalam kedua film tersebut terlihat begitu menarik dan stylish dengan menggunakan beberapa teknik untuk menghasilkan visual dari beberapa angle.

Lalu bagaimana cara membuat video-video semacam, itu? Crafters akan membagikan beberapa tips untuk membantu kamu membuat video makanan kamu jadi menarik.

Buat food video dengan Format Flat-lay

Ingin membuat food video yang mudah dibagikan? Buat dengan format flat-lay aja. Format video flat-lay ini umum digunakan untuk membuat video makanan, terutama jika kamu menggunakan media sosial seperti Instagram atau Twitter sebagai platform untuk membagikan konten video makanan kamu. Karena keduanya hanya bisa meng-upload video singkat atau berdurasi pendek.

Dalam dunia fotografi maupun videografi, format flat-lay ini menggunakan teknik overhead shot yaitu mengambil gambar dari atas objek. Paling tidak, ada 3 cara yang bisa dilakukan untuk membuat format video flat-lay. Pertama, kamu bisa menggunakan tripod panjang yang diatur pada posisi tinggi dan mengarahkan kamera lurus ke bawah. Cara kedua, dengan mengombinasikan monopod dan boom pole holder. Caranya, pasang kamera pada monopod, kemudian selipkan monopod yang sudah terpasang kamera dengan kuat ke boom pole holder. Lalu ketiga, kamu bisa menggunakan overhead camera rig yang bisa kamu beli di toko langsung atau secara online.

5 Tips Membuat Food Video Lebih Menarik
(Dok. Giphy)

Gunakan Camera Slider

Membuat rekaman video masakan yang dapat menghasilkan visual yang bagus dan seru juga menuntut kreativitas. Tak melulu soal kameranya, salah satu gear yang bisa kamu pakai adalah camera slider.

Camera slider digunakan untuk membuat format gerakan gambar yang halus dalam video. Bergerak secara horizontal yaitu dari kiri ke kanan atau sebaliknya. Seringnya, penempatan visual dari hasil menggunakan alat ini adalah saat makanan telah tersaji atau sudah jadi. Dikombinasikan dengan format video flat-lay sebelumnya sehingga tampil semakin seru dan menarik karena diambil dari angle yang berbeda.

Gunakan Mikrofon

Video masakan yang diambil dengan teknik yang pas dan baik akan menghasilkan visual yang bagus. Namun akan lebih seru dan dramatis apabila dibarengi dengan kualitas suara yang bagus dan jelas. Misalnya, suara bawang yang sedang dipotong-potong, kentang yang digoreng, butiran garam yang jatuh, atau bahkan daging lembut yang diiris.

Audio yang baik dan jelas tidak hanya membuat hasil video masakanmu seru dan dramatis tetapi juga mampu memperkuat rasa dan meningkatkan rangsangan kelenjar kerja liur yang bekerja pada saraf otak, sehingga siapa yang melihatnya tentu bisa ngiler dan lapar.

5 Tips Membuat Food Video Lebih Menarik
(Dok. Max Delsid - Unsplash)

Pentingnya Pencahayaan yang Tepat

Sebelum merekam video memasak, ada baiknya jika kamu membuat beberapa penyesuaian gambar, terutama dalam hal pencahayaan. Dengan menyesuaikan setting-an kamera dengan white balance, ini akan membuat warna-warni makanan yang tengah kamu sajikan dapat terekam dengan baik. Triknya mudah saja. Kamu hanya perlu menggunakan selembar kertas putih. Cek melalui kamera untuk menyesuaikan settingan rekaman agar menampilkan white balance yang sempurna dan sesuai dengan warna putih pada lembar tersebut.

Baca Juga: Panduan Membuat Video dengan Format Flat Lay

Kenakan Pakaian yang Tepat

Supaya para penonton video masakanmu tidak pecah fokus saat menonton resep yang sedang dibuat, hindari mengenakan pakaian berwarna putih atau pakaian dengan pola atau print yang terlalu ramai. Tujuan membuat video masak adalah mengumpulkan fokus penonton pada pembuatan makanan, bukan baju yang kamu kenakan. Oleh karenanya, sebaiknya kamu mengenakan pakaian yang berwarna terang tapi solid; hanya satu warna.

Kamu bisa menggunakan video masakan kamu sebagai tutorial untuk mengajarkannya kepada orang lain, sekadar membagikan resep khusus yang kamu tahu atau miliki, atau bahkan bisa menghasilkan uang dengan memanfaatkan iklan di Youtube dari kanal pribadi kamu.

Demikian 5 tips sederhana yang bisa Crafters bagikan. Sekarang, sudah siap membuat untuk membuat video masakan kamu?

Apa kamu seorang videografer yang ingin bergabung dalam jejaring GetCraft?