4 Hal Penting dalam Pembuatan Web Series!

Penyajian audio visual atau video dalam bentuk web series semakin hari semakin disukai masyarakat. Terlebih lagi jika cerita dari web series itu menonjol. Pastinya, views dengan jumlah besar mudah diraih. Nah, pertama-tama, apa sih yang paling membedakan web series dengan, misalnya, sinetron? Keduanya ‘kan sama-sama dibentuk melalui episode-episode dalam penceritaannya? Memang. Namun, yang paling membedakan kedua bentuk itu adalah kualitas konten (yang lebih tinggi di web series umumnya) dan platform yang digunakan. Web series umumnya tidak diproduksi untuk TV konvensional seperti sinetron melainkan melalui platform media sosial/streaming seperti YouTube dan Netflix.

Faktor-faktor platform dan kualitas di ataslah yang membuat web series menjadi sebuah konten yang amat kuat di pasaran. Juga, seiring dengan banyaknya minat penonton web series di Indonesia, produksi web series kini semakin bertambah. Sebut saja web series dengan judul Nic & Mar dari LINE yang juga diperankan oleh aktor besar Indonesia, Nicholas Saputra. Diluncurkan pada tahun 2015, web series dengan 7 episode (dengan rentang waktu kurang lebih 7 menit) yang tayang di YouTube ini mendapatkan jutaan views–dan tentunya, apresiasi yang amat besar dari penonton.

Baca Juga: Tips Meniti Karier Menjadi Videografer

 

4 Hal Penting dalam Pembuatan Web Series!
(Dok. YouTube)

Nah, kamu ingin belajar membuat web series yang menarik? Untuk itu, hal apa saja sih yang perlu kamu perhatikan sebelum pembuatan web series yang baik? Berikut 5 hal yang perlu kamu perhatikan dalam pembuatan web series agar hasilnya maksimal:

Siapa audiens yang kamu tuju?

Menurut IndieWire, dalam pengembangan web series, kita harus mempertimbangkan audiens untuk membuat web series tersebut lebih mencapai objektifnya. Hal ini bukan lagi merupakan hal baru yang dilakukan dalam proses kreatif apa pun, karena mengetahui target pasar akan menjadikan kita lebih aware dengan proses pendistribusian, tema, pemasaran dan tujuan.

Bicara audiens, kita juga dapat melihat demografi untuk melihat target pasar secara lebih mendetail lagi. Hiburan lewat media digital seharusnya dapat memberikan pengalaman “super-serving” pada audiens niche-nya yang berarti, tahap pertama yang perlu kita lakukan adalah menentukan target pasar. Seharusnya langkah menjadi awalan dari semua langkah kreatif yang akan kita lakukan setelahnya.

Pikirkan konten tambahan di balik web series

Sebelum membuat web series semenarik dan sekreatif mungkin, ada baiknya kita mempertimbangkan hal-hal yang juga bisa kita maksimalkan sembari berproses. Seperti yang kita tahu, web series berbeda dengan acara televisi biasa atau TVC. Selain platform-nya, yang membedakan adalah konten-konten pendamping yang bisa kita maksimalkan di balik pendistribusian web series tersebut.

Sebagai konten kreator, pemaksimalan segala keseluruhan proses yang terjadi amatlah penting. Ini artinya, kita dapat menambahkan mini episode di tiap-tiap episode (atau, seperti end credit scenes yang sukses dilakukan Marvel) untuk membuat para penonton lebih penasaran. Bentuk lain seperti video Q&A, behind the scene hingga posting-an blog demi mempertahankan penonton dan membuat penonton merasa dekat dengan web series yang tengah kita buat. Para audiens banyak yang mengharapkan ‘cerita di balik cerita’ untuk membuat mereka merasa lebih terkoneksi. Apalagi bicara milenial yang ingin tahu lebih banyak tentang aktor di balik web series tersebut. Maka, kabulkanlah!

Baca Juga: Tips Membangun Dramatisasi Video Lewat Proses Editing

 

4 Hal Penting dalam Pembuatan Web Series!
(Dok. Giphy)
Gunakan budget marketing dengan baik

Kebanyakan dari kita tidak mengetahui bahwa kebanyakan karya video/film besar menghabiskan lebih dari 30% budget mereka untuk PR (Public Relations) dan kegiatan pemasaran. Walaupun kebanyakan dari contohnya adalah film-film blockbuster Hollywood, tapi, bukan berarti kita tidak bisa menerapkannya ke dalam web series.

Jangan sampai kamu melewatkan kesempatan pendistribusian ini! Untuk itu, banyak-banyaklah bekerja sama, pelajari prosesnya, terapkan ke dalam web series-mu dan gunakan semua ilmu ini di project-project-mu yang selanjutnya. Catatan ini tidak hanya memberikan dampak pada web series yang tengah kamu buat, namun juga untuk kariermu di masa mendatang.

Terus memperhatikan tren!

Web series yang sering disebut-sebut sebagai “future of entertainment” beberapa tahun belakangan telah dengan konsisten menunjukkan hasil yang mengagumkan bagi penonton, kreator dan brand yang terlibat. Maka itu, bayangkan saja ketatnya persaingan yang dihadapi untuk konten berbentuk web series ini. Inilah mengapa, kita harus terus on track dengan tren!

Menurut Ditya Rachmawan selaku COO AITINDO Creative Technology Company, salah satu yang menarik dan patut dipertimbangkan adalah untuk membuat web series yang ‘simple and memorable’ dan tentu saja, dengan dibalut storytelling. “Ceritanya harus relevan dengan targeted audience agar membuat mereka selalu ingin terus menonton,” jelas Ditya.

Selain web series yang simpel, Ditya juga menyebutkan bahwa sebagai kreator, kita bisa mencoba membuat web series dengan perspektif yang berbeda–yang baru dan fresh. Untuk ini, terus lah menggali tema yang menarik dan melakukan riset! Siapa tahu kamu bisa menciptakan sebuah web series dengan tema yang belum pernah diangkat sebelumnya!

Nah, apakah kamu ingin belajar lebih banyak soal web series, mulai dari strategi hingga ide kreatifnya? Lewat Jakarta Creators Meetup mendatang yang bertajuk Web Series: How To Build Strategy & Creative Ideas, GetCraft mengundang para pembicara yang sudah berkecimpung di bentuk konten web series sebelumnya: Hermanto (Head of Community Samsung Indonesia), Ditya Rachmawan (COO AITINDO), Taufik Ismail Adiguna (Head of Production Secret Motion), Evanggala Rasuli (Lead Creative Strategist TADO TV) dan Syarief Hidayatullah, SVP Creative GetCraft sebagai Moderator. Klik di sini untuk mendaftar!

 

4 Hal Penting dalam Pembuatan Web Series!