3 Cara Mengoptimalkan Akun Instagram

Karier influencer tentu saat ini menjadi pekerjaan impian banyak orang. Karena para kreatif/content creator/influencer ini diberikan banyak inspirasi konten yang menghibur atau bahkan mengedukasi para followers-nya, kita selalu berharap konten kita menjangkau lebih banyak lagi audiens.

Melalui proses yang tepat, hal ini bukannya tidak mungkin dilakukan. Terlebih lagi, peluang media sosial untuk menjadi sebuah “media” kecil terlihat semakin besar setiap harinya. Toh, banyak dari kita yang menggunakan media sosial seperti Instagram untuk bersosialisasi, bekerja, mencari informasi, dan seterusnya, dari pagi hingga malam hari. Artinya, untuk sebuah konten dapat menarik jumlah audiens yang besar bukannya tidak mungkin terjadi, bukan?

Baca Juga: 4 Tipe Creative Block dan Apa Solusinya?

 

3 Cara Mengoptimalkan Akun Instagram
(Dok. Giphy)

Apalagi di era media sosial seperti ini, kita semua tahu bahwa saat ini Instagram telah digunakan secara efektif oleh brand besar, bisnis-bisnis baru dan para influencer yang setiap harinya bertambah jumlahnya. Nah, mungkin kita yang baru saja ingin memulai, kadang bingung harus mulai mengoptimalkan aspek apa dari akun Instagram kita. Sebelum membaca lebih jauh, jangan lupa untuk mengaktifkan akun bisnis di Instagram-mu untuk membuat kita terlihat profesional di mata audiens, ya.

Crafters telah merangkum 3 hal penting yang dapat kamu lakukan untuk mengoptimalkan akunmu, terutama untuk kamu yang ingin memulai karier sebagai influencer. Kamu bisa memulainya dengan cara-cara di bawah ini:

 

3 Cara Mengoptimalkan Akun Instagram
(Dok. Giphy)
1. Rangkai Bio-mu dengan Baik!

Anggaplah sebagai impresi pertama, bio di Instagram menjadi jendela pertama dari para calon followers untuk menilai akunmu. Untuk mengoptimalkannya, bio di Instagram-mu membutuhkan penjelasan singkat, padat dan menarik. Di dalam kolom bio Instagram, kamu juga dapat mencantumkan hashtag niche buatanmu atau pun link ke website/blog-mu.

Jumlah karakter yang diperbolehkan di dalam bio adalah 150 karakter. Untuk itu, kamu perlu menemukan sebuah kata atau kalimat yang tepat untuk penjelasan bio-mu agar dapat menarik audiens baru. Tips tambahan: kamu juga dapat menyertakan link “@” ke akun lain yang ingin kamu sertakan di dalam bio tersebut.

2. Konsistensi

Optimalisasi lain yang bisa kamu lakukan adalah konsistensi pembuatan konten yang berkualitas tinggi. Pada dasarnya, kualitas konten adalah penarik utama para audiens untuk mengikuti akun Instagram-mu. Kualitas konten sama dengan tema pembahasan yang ingin kamu jelaskan dalam konten-kontenmu. Bisa jadi, sebuah preferensi personal atau sesuatu yang lebih objektif dan general. Misal, kamu tertarik menjadi seorang beauty influencer, kamu dapat membahas sesuatu yang spesifik seperti skin care, atau kamu bisa membuatnya dengan lebih general seperti membahas makeup, skin care dan beauty community secara keseluruhan.

Yang penting, kualitas konten yang baik akan menjamin engagement besar dan menarik audiens banyak. Poin konsistensi ini amat sering diungkapkan oleh para content creator yang sukses karena efek dominonya yang dapat mengembangkan branding/bisnis seorang kreator.

Hal ini dapat kamu maksimalkan lagi dengan mempelajari baik-baik statistik engagement secara mendetail. Di Instagram, data ini disajikan dengan cukup lengkap, sampai-sampai kamu dapat mengetahui preferensi waktu untuk mem-posting sebuah konten. Dengan mempelajari ini juga kamu dapat mengira-ngira angka dari engagement yang akan kamu hasilkan.

Baca Juga: Tips Membangun dan Mengembangkan Kontenmu!

 

3 Cara Mengoptimalkan Akun Instagram
(Dok. Giphy)
3. Eye-catching caption!

Caption adalah salah satu faktor besar penentu engagement, setelah kita bicara konsistensi. Caption juga merupakan penentu dari jumlah likes dan comments. Walaupun kamu diperbolehkan menulis hingga 2.200 karakter di dalam caption, kamu juga harus mempertimbangkan untuk sesekali membuatnya dengan padat, jelas dan tentunya insightful.

Tips tambahan, kamu juga dapat menggunakan pertanyaan di akhir caption-mu agar para audiens lebih tertarik untuk memulai diskusi dan memberikan tanggapan di dalam comment section. Jangan lupa juga untuk menanggapi komentar yang telah ditulis oleh para audiensmu. Ingat, sosial media seharusnya menjadi sebuah platform untuk bersosialisasi oleh kedua belah pihak. Setelah melakukan ketiga hal ini dengan baik, akun Instagram-mu dijamin akan terus berkembang dan konten yang telah kamu buat dapat terdistribusi ke audiens yang tepat. Selamat mencoba!

 

Apa kamu seorang content creator yang ingin bergabung dalam jejaring GetCraft?