10 Seniman Kolase Digital di Dunia

Tidak disangka evolusi dunia kolase sudah berjalan begitu jauh dari zaman Pablo Picasso dan Braque. Dengan keseruan bermain gunting tempel dari berbagai media, sekarang seni kolase sudah memasuki ranah digital dan mencakup ranah media yang lebih luas.

Seniman kolase zaman sekarang dapat mengekspresikan imajinasinya dengan lebih tajam lewat keluwesan perangkat lunak, dan aplikasi menggambar dan menyunting yang dengan bebas dapat menampilkan visual yang “tidak terbatas” variasinya.

Ingin tahu seperti apa seni kolase zaman sekarang? Crafters sudah memilih 10 seniman ternama kolase digital di dunia yang karya-karyanya memukau dan pasti dapat kamu nikmati dan dijadikan referensi.

Baca Juga: Mengenal Tren Seni Kolase Digital

Nacho Ormaechea

Pria kelahiran Spanyol ini memilih untuk tinggal di Paris dan berkarya serta menjadi digital collage artist yang penuh dengan kreativitas dan pendirian dalam berseni. Nacho menyebutkan bahwa tren bukanlah hal yang ia kejar melainkan kualitas konsep, eksekusi, dan menghasilkan karya yang bercerita. Hal-hal tersebutlah yang menjadi prioritasnya. Ia pun dengan tegas menyatakan bahwa demi kualitas yang ingin dicapai, ia memiliki banyak kontak dengan orang-orang yang dapat menambahkan kualitas karyanya seperti arsitek, webmaster, editor, dan orang-orang yang terlibat dalam printing. Ia memastikan untuk mendapatkan karya yang baru dan kuat serta memenuhi ekspektasi para kliennya. Seperti yang bisa dilihat, Nacho memiliki kepekaan sentimental yang tergambar di tiap kolasenya yang menghubungkan siluet manusia dengan tempat atau gambar lain yang memiliki nilai sentimental. Hal ini merupakan ciri khas dan kekuatan dari Nacho.

 

10 Seniman Kolase Digital di Dunia
Karya Nacho Ormaechea

Mark Weaver

Seniman kolase digital ini fokus pada gabungan gambar manusia, lanskap, dan gedung-gedung pencakar langit. Di dalam pembuatan kolasenya, ia menggunakan warna-warna yang cenderung kontras membuat karyanya nampak surreal. Mark Weaver telah bekerja dengan NPR, Politico, United Nations, Red Bull, The Atlantic, Stella Artois, Penguin Random House, Fast Company, Wired Magazine, National Geographic, The New York Times, Trent Reznor / How to Destroy Angels, Simon & Schuster, Harvard Business Review.

Adam Hale

Dengan kekuatan latar belakang yang polos dan terang, Adam Hale memamerkan keunikan kolasenya dengan kontras. Kolase yang terlihat rumit lalu ditaruh di latar belakang yang sederhana menjadi keunikan Adam Hale. Banyak juga brand yang terpikat dengan karya Adam Hale, seperti yang bisa dilihat, gambar kedua merupakan salah satu portofolio Adam saat bekerja sama dengan majalah Elle. Selain majalah Elle, Adam juga pernah bekerja sama dengan Samsung, Adidas, Mulberry, Youtube, Ted Baker, The New York Times, dll.

Anthony Zinonos

Anthony Zinonos merupakan seorang seniman kolase dan ilustrator yang bertempat tinggal di Oakland, Amerika Serikat. Ia telah memasang karyanya di berbagai belahan dunia dan ia pun memakai keunikan karyanya untuk masuk ke ranah yang lebih luas, yaitu editorial, iklan, ilustrasi buku, mural, animasi dan karya 3D. Anthony pun sudah bekerjasama dengan banyak brand terkenal seperti Chanel, Nestea, Kodak, Kate Spade, Elle, Mens Health Magazine, Buzzfeed, Majestic Casual dll.

Rosanna Webster

Rosanna Webster adalah seniman kolase asal London yang beranjak dari fotografi fashion dan lanskap. Ia menggabungkan kedua hal tersebut menjadi karya kolase yang unik. Rosanna mengatakan bahwa ia merasa karyanya memiliki tempat di ranah feminin, sehingga ia pun memadupadankan karyanya dengan detail yang menyegarkan, terlebih lagi ketika Rosanna menaruh gambar bergerak di kolasenya. Rosanna Webster telah bekerja dengan banyak brand ternama dan bahkan diwawancara oleh Vogue Paris. Beberapa klien Rosanna adalah Mulberry, Dior, Adidas Originals, Nike, New York Times, Island Records, Mercedes, Puma, Oakley, Urban Outfitters, dan Samsung.

Marcelo Monreal

Kalau seniman yang satu ini langsung terlihat jelas keunikannya. Marcelo memberikan kolase yang fokus pada manipulasi potret dan memberikannya keindahan floral. Menggunakan latar minimalis, kolase floral Marcelo pun menjadi lebih terlihat indah. Marcelo Monreal adalah seorang seniman Brazil yang membuat seri potret surreal “Faces [UN]bounded”. Ia pun telah bekerja sama dengan brand seperti Fendi.

Julien Pacaud

Julien Pacaud adalah seorang seniman dan ilustrator yang tinggal, kerja dan berkarya di Paris. Sebelum menjadi ilustrator, ia merupakan seorang astrofisikawan, pemain snooker, hipnotis, dan guru esperanto. Ia pun berharap suatu saat nanti dapat memiliki waktu untuk menjalani passion sebenarnya yaitu time travel. Hal tersebut terpancar di karyanya yang tidak terbatas ruang dan waktu. Bentuk yang surreal menjadi kekuatan dari karyanya.

Baca Juga: Resatio Adi Putra dan Rahasia Seni Kolase

 

10 Seniman Kolase Digital di Dunia
Karya Julien Pacaud

Kareem Rizk

Seniman kelahiran Australia ini telah banyak memajang karyanya di galeri-galeri besar di UK, Denmark, Australia, berbagai kota di Amerika Serikat seperti San Fransisco dan California. Berikut kutipan dari seniman ini mengenai karyanya “Saya mengatur, mengatur kembali, memangkas, memotong, melipat, merobek, menggores, dan mengupas kembali bagian yang terpilih untuk menemukan koneksi yang menarik yang menunjukkan dialog visual yang sedang berjalan di antara desain grafis dan seni rupa.”

Serg Nehaev

Serg Nehaev adalah seorang seniman kolase yang berasal dari Rusia. Serg memiliki konsep yang berani dalam kolasenya. Dari warna dan konsepnya yang imajinatif memancarkan gaya yang flamboyan. Seniman kolase inipun merangkap menjadi seorang penulis lagu. Karya-karyanya didominasi oleh kolase galaksi dan potret.

Tom Abbiss Smith

Tom Abbiss Smith adalah seorang ilustrator dan seniman kolase lulusan Norwich University of the Arts. Ia tinggal di Norwich bersama dengan pasangannya yang juga seorang seniman. Karyanya bermain di warna-warna yang kontras seperti yang bisa dilihat di atas. Tom juga telah bekerja sama dengan brand seperti Bandcamp, Chobani, Freedom, Haagen-Dasz, Always Tampax, Pinterest dan Voxi Vodafone.

Kolase ibarat memberikan fotografi dan ilustrasi kesempatan hidup kedua dengan memadupadankannya bersama dan menghasilkan keharmonisan yang baru dan unik. Dengan melihat banyak seniman ternama ini, apakah kamu sudah cukup terinspirasi dan tak sabar ingin mencoba bermain dengan media? Yuk rancang ide dan mulailah mencari gambar yang akan merepresentasikan ide-ide dalam kepalamu.  Selamat berkarya!

 

Apa kamu desainer yang ingin bergabung dalam jejaring GetCraft?