Tips Membangun Komunitas di Media Sosial

By
GetCraft

Membangun dan mengembangkan kegiatan komunitas secara online, terutama lewat media sosial, bukan hanya soal menayangkan konten, tapi juga menciptakan dan mengelola interaksi secara konsisten dengan audiens di media sosial yang digunakan.

Dan terkait dengan komunitas online di media sosial, salah satu yang mencatat cerita sukses sejak muncul di linimasa Twitter 9 tahun lalu adalah @ID_AyahASI.

Berawal dari rencana menerbitkan buku yang ditolak oleh berbagi penerbit kala itu, mereka beralih ke media sosial untuk mencari tahu apakah topik yang mereka bawakan memang benar tidak menarik, seperti diungkapkan oleh para penerbit yang menolak ide buku mereka.

Ternyata, kehadiran mereka di media sosial justru menarik minat banyak orang, khususnya para orang tua muda yang sedang menanti atau mengasuh bayi. Sejak itu akun @ID_AyahASI berkembang pesat, dan mereka mulai membentuk dan mengelola komunitas secara online. Hingga kini, akun Twitter mereka menjaring lebih dari 412 ribu followers. Mereka juga mengelola grup WhatsApp yang berisi para partisipan komunitas dari berbagai kota di Indonesia. Dan di Instagram mereka pun makin eksis dengan lebih dari 73 ribu followers.

Apa saja yang mereka lakukan untuk mengembangkan komunitas secara online di media sosial? Dalam sesi tutorial kali ini, Rahmat Hidayat, Co-Founder & Admin Akun @ID_AyahASI, akan membahas catatan selama 9 tahun mengelola akun @ID_AyahASI di Twitter dan Instagram.

Membangun dan mengembangkan kegiatan komunitas secara online, terutama lewat media sosial, bukan hanya soal menayangkan konten, tapi juga menciptakan dan mengelola interaksi secara konsisten dengan audiens di media sosial yang digunakan.

Dan terkait dengan komunitas online di media sosial, salah satu yang mencatat cerita sukses sejak muncul di linimasa Twitter 9 tahun lalu adalah @ID_AyahASI.

Berawal dari rencana menerbitkan buku yang ditolak oleh berbagi penerbit kala itu, mereka beralih ke media sosial untuk mencari tahu apakah topik yang mereka bawakan memang benar tidak menarik, seperti diungkapkan oleh para penerbit yang menolak ide buku mereka.

Ternyata, kehadiran mereka di media sosial justru menarik minat banyak orang, khususnya para orang tua muda yang sedang menanti atau mengasuh bayi. Sejak itu akun @ID_AyahASI berkembang pesat, dan mereka mulai membentuk dan mengelola komunitas secara online. Hingga kini, akun Twitter mereka menjaring lebih dari 412 ribu followers. Mereka juga mengelola grup WhatsApp yang berisi para partisipan komunitas dari berbagai kota di Indonesia. Dan di Instagram mereka pun makin eksis dengan lebih dari 73 ribu followers.

Apa saja yang mereka lakukan untuk mengembangkan komunitas secara online di media sosial? Dalam sesi tutorial kali ini, Rahmat Hidayat, Co-Founder & Admin Akun @ID_AyahASI, akan membahas catatan selama 9 tahun mengelola akun @ID_AyahASI di Twitter dan Instagram.

You must be a premium member to view the full content

Sorry, but this Tutorial is for our Premium Members only. To gain access to this content and many more benefits, subscribe below!

Membangun dan mengembangkan kegiatan komunitas secara online, terutama lewat media sosial, bukan hanya soal menayangkan konten, tapi juga menciptakan dan mengelola interaksi secara konsisten dengan audiens di media sosial yang digunakan.

Dan terkait dengan komunitas online di media sosial, salah satu yang mencatat cerita sukses sejak muncul di linimasa Twitter 9 tahun lalu adalah @ID_AyahASI.

Berawal dari rencana menerbitkan buku yang ditolak oleh berbagi penerbit kala itu, mereka beralih ke media sosial untuk mencari tahu apakah topik yang mereka bawakan memang benar tidak menarik, seperti diungkapkan oleh para penerbit yang menolak ide buku mereka.

Ternyata, kehadiran mereka di media sosial justru menarik minat banyak orang, khususnya para orang tua muda yang sedang menanti atau mengasuh bayi. Sejak itu akun @ID_AyahASI berkembang pesat, dan mereka mulai membentuk dan mengelola komunitas secara online. Hingga kini, akun Twitter mereka menjaring lebih dari 412 ribu followers. Mereka juga mengelola grup WhatsApp yang berisi para partisipan komunitas dari berbagai kota di Indonesia. Dan di Instagram mereka pun makin eksis dengan lebih dari 73 ribu followers.

Apa saja yang mereka lakukan untuk mengembangkan komunitas secara online di media sosial? Dalam sesi tutorial kali ini, Rahmat Hidayat, Co-Founder & Admin Akun @ID_AyahASI, akan membahas catatan selama 9 tahun mengelola akun @ID_AyahASI di Twitter dan Instagram.

Tags:

Related tutorials