X

Sign Up to Crafters Newsletter
for Free!

Tips Menambah Penghasilan Fotografer Produk!

By
Kalya Risangdaru
 •
March 12, 2020

Penjualan produk dalam bentuk apa pun semakin marak. Maka, semakin tinggi juga kebutuhan brand untuk mencari fotografer produk untuk kebutuhan pemasaran dan penjualan mereka. Ini artinya, industri fotografi, spesifiknya fotografi produk juga semakin banyak peluangnya. Hal ini dipandang sebagai sesuatu yang baik bagi industri fotografi dan menjadi sebuah bahan diskusi yang menarik.

Dalam Jakarta Creators Meetup 14 Maret lalu, GetCraft membahas tema: How To Earn More as A Product Photographer? Dengan mengundang tiga pembicara profesional dalam bidangnya yaitu Jeky Liem (Photography Program Director LaSalle College Jakarta), Daniel Thian (General Manager PT. Prima Media Laboratories) dan Rahmat Budiman (Toys Photographer), diskusi soal mengembangkan bisnis sebagai fotografer produk berjalan dengan baik.

Untuk itu, karena jenjang karier para fotografer ini dinilai amat potensial, ada beberapa tips dan trik yang disampaikan para panelis di acara JCM lalu untuk memaksimalkannya.

Baca Juga: Tips Membangun Personal Branding Sebagai Fotografer

Tips Menambah Penghasilan Fotografer Produk!
Memperluas Peluang

Dengan banyaknya permintaan yang datang untuk foto produk, para fotografer diingatkan untuk selalu siap dengan peluang-peluang baru yang muncul. Ini disampaikan karena dengan era teknologi yang kian meluas, sebagai kreator kita diharapkan untuk dapat terus merespon, bertindak dan beradaptasi dengan kemungkinan peluang baru tersebut. Terhenti dalam satu titik aman mungkin cukup untuk beberapa waktu, namun jika tidak siap untuk beradaptasi, yang ditakutkan adalah para fotografer ini tidak dapat bergerak luwes mengikuti tren dan peluang yang muncul.

Komunikasi dan Klien

Salah satu hal penting yang disampaikan oleh Jeky Liem dalam acara tersebut adalah komunikasi. Sebelum bicara klien, menurut Jeky, sebagai fotografer profesional kita harus dapat berkomunikasi dengan baik. Untuk menghindari cap “tukang foto” alih-alih Visual Communicator, selain skill (studio lighting, digital imaging dan concepting), kita membutuhkan komunikasi agar dapat bertindak sebagai “problem solver, not problem maker” untuk klien.

Tips Menambah Penghasilan Fotografer Produk!

Baru setelah kita memaksimalkan cara berkomunikasi itu, kita dapat mulai melihat klien sebagai partner bisnis untuk bekerja sama dalam waktu panjang. Karena dapat menyelesaikan masalah visual lewat foto tersebut dibarengi dengan komunikasi baik, maka hal tersebut bukannya tidak mungkin didapat.

Baca Juga: 5 Trik Hasilkan Foto Produk dengan Budget Terbatas

Upgrade Yourself!

Yang terakhir adalah untuk terus membawa skill fotografi produk kalian ke level selanjutnya. Jangan pernah lelah dan takut untuk mempelajari hal baru yang mencakup skill, pengetahuan dan alat. Karena tiga hal tersebut adalah akar dari berkembangnya karier para fotografer secara teknis. Pengembangan diri sebagai fotografer juga bisa dilakukan dengan memaksimalkan media sosial sebagai portofolio dan wadah untuk berbagi ilmu dengan fotografer lainnya. Mungkin setelah itu tercapai, sebagai fotografer kita juga dapat membangun sebuah tim agar nantinya pekerjaan itu bisa menjadi lebih efisien. Dengan tim tersebut, para fotografer juga diharapkan untuk terus memperluas jaringan bisnis mereka, tidak hanya ke jejaring fotografer saja.

Lihat para fotografer yang tergabung dalam jejaring GetCraft!

Memaksimalkan penghasilanmu sebagai fotografer produk juga dapat ditingkatkan dengan membuktikan kreativitasmu. Jangan takut untuk berkolaborasi, berkarya dengan cara yang berbeda (misal, mengadakan pameran atau buku fotografi) dan mencoba banyak promotional tools caramu sendiri (lewat beragam media sosial)!

Heading 1

Heading 2

Heading 3

Heading 4

Heading 5
Heading 6

Regular

Italic

Bold

  • Test 1
  • Test 2
  1. Test A
  2. Test B

What’s a Rich Text element?

The rich text element allows you to create and format headings, paragraphs, blockquotes, images, and video all in one place instead of having to add and format them individually. Just double-click and easily create content.

Static and dynamic content editing

A rich text element can be used with static or dynamic content. For static content, just drop it into any page and begin editing. For dynamic content, add a rich text field to any collection and then connect a rich text element to that field in the settings panel. Voila!

How to customize formatting for each rich text

Headings, paragraphs, blockquotes, figures, images, and figure captions can all be styled after a class is added to the rich text element using the "When inside of" nested selector system.

Tips Menambah Penghasilan Fotografer Produk!

By
Kalya Risangdaru
.
March 12, 2020

You must be a premium member to view the full content

Sorry, but the rest of this article is for our Premium Members only. To gain access to this content and many more benefits, subscribe below!

Tips Menambah Penghasilan Fotografer Produk!

By
Kalya Risangdaru
.
March 12, 2020

Crafters Newsletter

Sign up to our weekly email to get:
Article Updates
Event Announcements
Webinar Announcements
Free Research
Free
Offers
Free
Tutorials

Asupan Kreatif Mingguan

Gratis

Artikel-artikel kreatif terpercaya

-
-
-
Dapatkan gratis

Langganan Premium

US$ 10 / bulan

8+ tiket webinar marketing gratis setiap bulan
Semua siaran ulang tutorial, diskusi & wawancara
Panduan & riset terdepan di industri
Penawaran eksklusif dari brand & Event VIP
Artikel-artikel kreatif terpercaya

Related articles