X

Sign Up to Crafters Newsletter
for Free!

Tips Buat Pekerja Kreatif Agar Tetap Cuan di Masa Pandemi Covid-19

By
GetCraft
 •
May 15, 2020

Wabah COVID-19 telah mengganggu roda perekonomian global. Dampaknya dirasakan semua orang. Bukan hanya kamu, tapi orang yang terlihat baik-baik saja juga terkena imbasnya. Para pekerja kreatif menjerit ketika wabah yang sudah mendunia ini, berimbas besar pada proyek-proyek yang sudah direncanakan. Di negara adidaya seperti Amerika Serikat pun, para pekerja kreatifnya mengeluhkan hantaman yang memporak-porandakan finansial mereka.

Jammie, seorang fotografer, menulis curhatannya ke situs fortune.com. Dia mengeluhkan semua proyek yang tengah dia kerjakan gagal total karena dibatalkan oleh semua kliennya. “Tiba-tiba saya dalam posisi yang mengerikan, ketika saya pikir tahun ini sudah merencanakan dan mempersiapkan dengan baik,” katanya. Situasi seperti ini tentunya bukan hanya dialami oleh Jammie, tapi juga kita, kamu, aku, dan para pekerja kreatif di bidang lainnya.

Untuk menyelamatkan keadaan finansial yang semakin mencekik dan nggak menentu seperti ini, alangkah baiknya kita lebih bijak dalam mengatur keuangan. Apalagi, jika pemasukan semakin seret dan nggak seimbang dengan uang yang dikeluarkan saat ini. Hal tersebut bakalan menyita pikiran dan mengganggu ide-ide kreatifmu yang sebenarnya bisa mencari peluang mendapatkan pundi-pundi.

Berikut beberapa tips yang bisa kamu coba untuk menyelamatkan keuanganmu dan kerjaanmu. Fotografer lepas Caitlin O'Hara menjelaskan apa saja yang bisa kamu perbaiki dan investasikan selama masa pandemi ini. Tentunya investasi tidak melulu soal uang, tapi hal-hal yang bisa dilakukan buat menghasilkan cuan di masa depan.

Baca juga: Tips Manajemen Waktu bagi Pekerja Kreatif

Menurut Caitlin, masa-masa seperti ini merupakan hal yang baik untuk membuat ulang rencana yang sudah gagal, personal growth, dan memperkuat relasi dengan klien atau calon klien. Kira-kira, ini yang bisa kamu lakukan;

  • Periksa bagaimana kamu mempresentasikan karyamu.

Kamu bisa melihat ulang tampilan situs atau media sosial tempat kamu memamerkan portofoliomu. Apakah cukup menarik atau malah kamu baru sadar tampilannya nggak asik banget? Mulai dari sini, kamu bisa menata ulang hasil karyamu biar makin prestigious dan dilirik calon klien.

  • Tingkatkan kekreativitasanmu.

Caranya dengan tetap berkarya dan mengasah skills yang kamu miliki. Memang, di masa seperti ini banyak tekanan yang akhirnya membuat pikiran mumet dan buntu dalam mengolah ide. Tapi dengan tetap konsisten berkarya, ide-ide segar bakal bermunculan.

  • Ikut kelas online.

Sekarang ini banyak banget kelas online dengan berbagai topik seru yang bisa kamu ikuti (yang gratisan juga banyak). Ini merupakan peluang kamu untuk meningkatkan skills yang pastinya beguna banget untuk proyek kreatif mendatang.

Dok. Unsplash

Ketika investasi skills dan portofolio perlahan dibenahi, jangan lupa untuk membenahi isi kantong kamu juga.  Coba kita lihat, apakah kamu selama ini baik dalam melakukan pengelolaan keuangan? Dilansir dari Zapfinace, kesehatan finansial kamu dapat dilihat dari pembagian yang kamu bikin untuk living cost, saving, dan hura-hura.

Menurut Zapfinace, keadaan keuangan yang sehat adalah ketika kamu bisa membagi penghasilanmu setidaknya 50% living cost, 30% saving, dan 20% playing. Kalau ternyata penghasilanmu nggak ada yang ditabung, kamu harus lebih hati-hati dan mulai memikirkan finansialmu lebih serius, apalagi di masa nggak menentu seperti sekarang.

Ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk menyelamatkan isi kantongmu. Zapfinace menuliskan langkah-langkah yang bisa kamu coba, yaitu;

  • Evaluasi sumber penghasilan.

Kamu bisa menghitung ulang pundi-pundi yang kamu hasilkan dalam beberapa bulan ini. Kalau ternyata penghasilanmu menurun, kamu harus melakukan penyesuaian anggaran.

  • Perbesar saldo dana darurat.

Dana daruat ialah tabungan yang bisa kamu pakai ketika kondisimu sudah kepepet banget. Zapfinace menyarankan dana ini disimpan di rekening yang berbeda dengan transaksi harian. Dana darurat ini dipakai untuk pengeluaran yang begitu mendesak, ketika sudah nggak ada lagi source keuangan yang bisa kamu andalkan untuk survive.

  • Hindari pembelian konsumtif.

Ketika ingin membeli sesuatu, ada baiknya kamu memilah barang yang benar-benar kamu butuhkan saat ini. Kamu perlu menahan belanja impulsif ini itu di masa seperti ini. Apalagi kalau kamu pakai kartu kredit atau aplikasi pinjaman, please jangan dulu deh!

Baca juga: Tips Mengatur Waktu saat Bekerja dari Rumah

Tulisan di atas sepertinya ideal banget, ya? Lalu bangaimana dengan pekerja kreatif yang nggak punya dana darurat sama sekali di masa pandemi ini? Kalau menurut herworld.co.id, kamu bisa mendapatkan kucuran dana dari sumber lain, yaitu asetmu. Ketika sudah kepepet banget, jalan terakhir yang bisa kamu tempuh adalah dengan menjual atau menggadaikan beberapa asetmu.

Sebelum melakukan itu, kamu perlu mengecek ulang aset-aset yang kamu miliki. Seperti logam mulia, alat elektronik, kendaraan, dan benda-benda berharga lainnya. Ketika sudah tahu jumlah dan nilainya, kamu bisa membuat skala prioritas barang apa saja yang akan kamu jual atau gadaikan terlebih dahulu dan kemampuan untuk menebusnya kembali.

Pilihan di atas merupakan worst case scenario, di mana kamu sudah berupaya buat memperbaiki keuanganmu, tapi keadaan belum juga membaik. Ketika kamu akhirnya memilih untuk menjual atau menggadaikan asetmu, alangkah baiknya kamu menggunakan dana segar itu dengan bijak dan tetap semangat untuk menata pengelolaan uangmu.

Tips Buat Pekerja Kreatif Agar Tetap Cuan di Masa Pandemi Covid-19

By
GetCraft
.
May 15, 2020

You must be a premium member to view the full content

Sorry, but the rest of this article is for our Premium Members only. To gain access to this content and many more benefits, subscribe below!

Tips Buat Pekerja Kreatif Agar Tetap Cuan di Masa Pandemi Covid-19

By
GetCraft
.
May 15, 2020

Crafters Newsletter

Sign up to our weekly email to get:
Article Updates
Event Announcements
Webinar Announcements
Free Research
Free
Offers
Free
Tutorials

Related articles