X

Sign Up to Crafters Newsletter
for Free!

Tingkatkan Pendapatanmu lewat YouTube

By
GetCraft
 •
July 24, 2020

Estimasi jumlah pendapatan yang dihasilkan oleh video dengan 1 juta views berkisar antara US$ 500-10.000, dengan kisaran rata-rata US$ 2.000. Angka ini berlaku setidaknya untuk video berdurasi kurang dari 10 menit dan masuk ke dalam kategori family-friendly ala YouTube. Kendati demikian, angka di atas hanya estimasi semata. Semakin tinggi jumlah views kamu tidak berbanding lurus dengan jumlah uang yang kamu dapatkan.

Ada kalanya Video A, misalnya, dengan jumlah views sekitar 1 juta, mampu menghasilkan lebih banyak ketimbang video B yang memiliki lebih dari 4 juta views. Kok bisa? Alasan pertama adalah durasi dan penempatan iklan. Dalam kasus ini, durasi video B lebih singkat ketimbang video A, dan karenanya tidak memiliki slot iklan sebanyak video A.

Alasan berikutnya, adalah demografi penonton. Jika kamu adalah warga Indonesia dengan tipe konten internasional (berbahasa asing, ataupun berisi konten dengan muatan yang bersifat global), tetapi mayoritas penontonmu berada di luar Indonesia. SIngkatnya, lokasi penontonmu dapat mempengaruhi jumlah pendapatanmu secara signifikan. Mengapa demikian? Karena pertimbangan dari pengiklan yang memasang iklannya di video-videomu.

Hal lain yang dapat memengaruhi pendapatanmu adalah demografi usia penonton. Kamu dapat memeriksanya di bagian CPM (Click per Mille). CPM adalah jumlah yang kamu terima per 1.000 views dalam satu video. Dengan demikian, jika nilai CPM-mu US$ 1, dan kamu memiliki 1 juta views, maka total pendapatan yang berhak kamu terima dari YouTube adalah sebesar US$ 1,000. Eits, tapi tunggu dulu. Jumlah tadi masih akan dipotong oleh YouTube sekitar 50%. Jadi, estimasi pendapatanmu adalah sebesar US$ 500.  

Singkatnya, besar pendapatan yang kamu peroleh tidak selalu merujuk pada jumlah views. Alih-alih, yang lebih berperan menentukan jumlah pendapatanmu adalah besaran CPM. Semakin tinggi angka CPM-mu, maka semakin bernilai pula kontenmu. Dengan menggunakan komparasi video A dan B di beberapa paragraf sebelumnya, tidak menutup kemungkinan bahwa video A yang memiliki CPM lebih tinggi ketimbang video B dapat menjaring lebih banyak pendapatan untukmu.

Baca juga: Meromantisasi Kesehatan Mental Pekerja Kreatif


Beberapa Cara untuk Meningkatkan Jumlah Pendapatanmu di YouTube

Di samping CPM, hal pertama yang perlu kamu coba adalah bermain-main dengan durasi video. Cobalah untuk membuat video dengan durasi lebih dari 10 menit. Dengan fitur yang disediakan YouTube, kamu dapat menempatkan beberapa slot iklan sekaligus di dalam video berdurasi panjang, yang dalam hal ini berarti lebih dari 10 menit.

Akan tetapi, bukan berarti kamu bisa segera membombardir konten videomu dengan iklan sebanyak mungkin, karena siapa juga yang sudi nonton video dengan selingan iklan tiap 30 detik? Cukup pasang 1-2 iklan di tengah video, atau di bagian awal/akhir videomu. Cara ini tergolong cukup aman untuk dicoba. Dalam beberapa kasus, menempatkan 1-2 video di tengah iklan bahkan bisa dikategorikan sebagai low risk, high income. Artinya, langkah ini tidak terlalu berisiko tinggi untuk membuatmu kehilangan penonton, tapi cukup ampuh untuk meningkatkan nilai videomu.

Pastikan juga kontenmu menarik. Jangan sampai video dengan konten yang bisa dibuat efisien dalam 3-5 menit kamu panjang-panjangkan hingga melebihi durasi 10 menit. Penontonmu harus benar-benar menonton konten videomu hingga di titik iklan muncul. Artinya, jangan sampai audiens melewatkan (skip) videomu barang sedetikpun.

Jika videomu berdurasi 8-9 menit, dan kamu merasa kentang karena tidak mampu melebihi durasi 10 menit, yang biasa dilakukan oleh para YouTuber lain adalah melempar sesi tanya jawab dari komentar-komentar video terdahulu. Dengan cara ini, kamu bisa menjaga isi konten agar tetap menarik tanpa terasa dipanjang-panjangkan.

Hal lain yang perlu masuk pertimbangan adalah seberapa besar kamu bersedia menginvestasikan materi untuk produksi video. Nilai produksi video yang baik tentu membutuhkan modal kapital dan sumber daya yang tidak murah. Namun, yang perlu diingat, jika kamu percaya diri bahwa kontenmu menarik, mengeluarkan biaya lebih untuk menyewa jasa videografer atau video editor, atau bahkan untuk membeli perlengkapan kamera mutakhir, tidak akan berbuntut rugi. Alih-alih, nilai produksi (production value) videomu justru akan meningkat.

Dan yang paling penting, modal paling besar yang perlu kamu kerahkan, adalah dedikasi.

Menjadikan YouTube sebagai sumber mata pencaharian utama tidaklah mudah. Prosesnya sungguh memakan waktu dan tenaga. Kebanyakan orang tidak mampu menggantungkan hidupnya hanya dari membuat konten video YouTube. Usaha di atas membutuhkan waktu bertahun-tahun. Bukan mustahil, tapi kecil kemungkinannya untuk YouTuber pemula memperoleh 1.000 views dalam hitungan bulan, apalagi YouTuber yang bukan berasal dari kalangan selebritas.

Baca juga: Cara Seniman Menggunakan LinkedIn

Heading 1

Heading 2

Heading 3

Heading 4

Heading 5
Heading 6

Regular

Italic

Bold

  • Test 1
  • Test 2
  1. Test A
  2. Test B

What’s a Rich Text element?

The rich text element allows you to create and format headings, paragraphs, blockquotes, images, and video all in one place instead of having to add and format them individually. Just double-click and easily create content.

Static and dynamic content editing

A rich text element can be used with static or dynamic content. For static content, just drop it into any page and begin editing. For dynamic content, add a rich text field to any collection and then connect a rich text element to that field in the settings panel. Voila!

How to customize formatting for each rich text

Headings, paragraphs, blockquotes, figures, images, and figure captions can all be styled after a class is added to the rich text element using the "When inside of" nested selector system.

Tingkatkan Pendapatanmu lewat YouTube

By
GetCraft
.
July 24, 2020

You must be a premium member to view the full content

Sorry, but the rest of this article is for our Premium Members only. To gain access to this content and many more benefits, subscribe below!

Tingkatkan Pendapatanmu lewat YouTube

By
GetCraft
.
July 24, 2020

Crafters Newsletter

Sign up to our weekly email to get:
Article Updates
Event Announcements
Webinar Announcements
Free Research
Free
Offers
Free
Tutorials

Related articles