X

Sign Up to Crafters Newsletter
for Free!

Pixel Art untuk Pemula

By
BR
 •
March 17, 2020

Pacman dan Super Mario Bross adalah dua dari sekian banyak game yang sangat populer di era 80-an dan masih terus digemari hingga saat ini. Jika kita memperhatikan bentuk visual grafis kedua game ini, kita bisa menemukan bentuk seni bernama Pixel Art di dalamnya.

Pixel Art merupakan karya seni digital yang diciptakan lewat perangkat lunak, di mana gambar dibuat dalam tingkatan pixel (picture element) terkecil dalam sebuah gambar yang ditampilkan pada layar komputer. Dulu, Pixel Art digunakan lantaran komputer memiliki kemampuan terbatas untuk menampilkan grafis gambar. Seiring dengan berkembangnya teknologi, game mainstream meninggalkan Pixel Art dan memilih untuk menggunakan 3D sebagai tampilan visual barunya.

Beberapa tahun terakhir, Pixel Art dalam desain game, ilustrasi, dan media lainnya hadir kembali dengan sangat baik. Beberapa faktor yang memungkinkan Pixel Art kembali hadir, yaitu adanya game mobile atau handheld game terbaru seperti Gameboy Advance dan Nintendo DS, nostalgia masa lalu, serta apresiasi Pixel Art sebagai bentuk seni yang indah, seperti karya salah satu seniman Pixel Art Indonesia: Oomleo.

Namun, pernahkah kamu mencari tahu bagaimana membuat Pixel Art?

Tools untuk Membuat Pixel Art

Sebelum masuk pada tools untuk membuat Pixel Art, perlu diingat bahwa Pixel Art sama dengan medium seni menggambar lainnya seperti guache, oil painting, atau mosaik. Untuk membuat Pixel Art yang bagus, tentu kamu harus bisa menggambar. Secara umum, berarti ini mempelajari anatomi, perspektif, cahaya, bayangan, teori warna, sampai pada sejarah seni. Semua ini penting untuk membuat Pixel Art yang bagus.

Langkah pertama adalah belajar membuat sprite (gambar digital dua dimensi). Lalu setelah terbiasa, kamu dapat belajar menggunakan software animasi. Untuk membuat Pixel Art, para seniman Pixel Art umumnya menggunakan beberapa software seperti: Asprite, GraphicsGale, Pixen, Piskel, dan Adobe Photoshop.

Dari beberapa software, mungkin yang paling populer digunakan adalah Asprite, yang dilengkapi banyak fitur dan mudah digunakan. Software ini memberikan uji coba untuk kamu yang ingin belajar membuat Pixel Art, namun kekurangannya adalah kamu tidak bisa menyimpan file Pixel Art yang kamu buat. Kamu harus membeli software-nya untuk bisa menyimpan file kamu. Jadi tanpa membeli, software ini hanya bisa digunakan untuk latihan membuat Pixel Art saja. Sebagai alternatif, kamu juga bisa menggunakan Photoshop yang sangat familiar untuk membuat Pixel Art.

Baca Juga: Tren Pixel Art di Ranah Industri Kreatif

Pixel Art untuk Pemula
(Dok. Giphy)

Mulai Membuat Gambar Karakter

Apabila kamu menggunakan Photoshop, untuk membuatnya praktis, mulai dari apa yang menjadi hal terkecil yang dapat dibaca dari si karakter, misalnya mata. Pilih ‘Pencil’ pada menu tools.

Pixel Art untuk Pemula
Gambar 1. Pixel Art Tutorial - Pencil Tool

Pada prosesnya kamu juga akan membutuhkan ‘Erase Tool’, jadi klik di atasnya (atau tekan ‘E’) dan ubah pengaturannya menjadi modePencil’ sehingga tidak menjadi anti-alias sebagai kuas.

Pixel Art untuk Pemula
Gambar 2. Pixel Art Tutorial - Erase Tool

Mulailah membuat gambar pixel: alis dan mata, misalnya seperti ini.

Pixel Art untuk Pemula
Gambar 3. Pixel Art Tutorial - Smallest Measurement

Selanjutnya kamu sudah bisa mulai dengan lineart (membuat garis dan membentuk karakter), tetapi cara yang paling praktis untuk melakukannya adalah dengan terlebih dahulu membuat siluetnya. Dalam proses latihan ini, kamu tidak perlu membuat gambar yang tampil sempurna namun buatlah sesuai ukurannya mulai dari kepala, badan, kaki dan tangan.

Pixel Art untuk Pemula
Gambar 4. Pixel Art Tutorial - Silhoutte

Setelah selesai membuat siluet, lanjutkan dengan membuat lineart. Yang perlu diperhatikan, kamu harus hati-hati dengan penempatan pixel. Jangan terlalu terburu-buru untuk membuat baju atau detail lain apapun. Namun, jika kamu ingin membuatnya, kamu bisa menambahkan Layer baru sehingga tidak kehilangan siluet yang asli.

Pixel Art untuk Pemula
Gambar 5. Pixel Art Tutorial - Lineart

Jika kamu merasa bahwa ‘Pencil Tool’ terlalu lambat untuk menggambar, kamu dapat menggunakan ‘Line Tool’ untuk mempercepat proses gambar. Perlu diingat, jika menggunakan ‘Line Tool‘ kamu harus memperbaiki beberapa pixel karena ‘Line Tool’ tidak setepat ‘’Pencil Tool’.

Menerapkan Warna dan Shading

Pada tahap ini, kamu tidak perlu banyak berpikir untuk memilih warna yang tepat karena akan sangat mudah diubah nantinya. Pastikan setiap bagian memiliki warna sendiri. Atau kamu juga dapat menggunakan warna default dari tab Swatch (Window > Swatches).

Pixel Art untuk Pemula
Gambar 7. Pixel Art Tutorial - Swatches

Mulai berikan warna pada gambar karakter Pixel Art yang kamu buat sesuai warna yang kamu inginkan seperti contoh berikut.

Pixel Art untuk Pemula
Gambar 8. Pixel Art Tutorial - Colouring

Langkah selanjutnya membutuhkan pengetahuan dasar tentang shading. Bagaimanapun, shading adalah masalah gaya, pilih warna shading yang tepat sesuai dengan rasa dan kemampuan kamu.

Kamu bisa melihat contoh perubahan warna gambar di bawah ini setelah diberi shading.

Pixel Art untuk Pemula
Gambar 9. Pixel Art Tutorial - Shading
Secara umum, berarti ini mempelajari anatomi, perspektif, cahaya, bayangan, teori warna, sampai pada sejarah seni.

Proses pembuatan Pixel Art mungkin terasa cukup sulit dan panjang. Namun, sebagai pemula atau orang baru yang ingin terjun menjadi seniman Pixel Art, kamu harus sabar dan tekun mempelajari langkah-langkahnya.

Jika kamu melihat karya Oomleo dan beberapa seniman Pixel Art lokal lainnya seperti Salim Cheeks atau Shakawwwww, gaya mereka mungkin terlihat cukup berbeda, tapi semuanya menggunakan bentuk seni yang sama, yaitu Pixel Art. Semua nanti bergantung pada kesabaran dan keseriusan kamu dalam menguasai dan mengeksplorasi gambar, serta pemahamanmu terhadap software yang kamu gunakan.

Nah, sudah siap memulai untuk membuat Pixel Art kamu sekarang?


Heading 1

Heading 2

Heading 3

Heading 4

Heading 5
Heading 6

Regular

Italic

Bold

  • Test 1
  • Test 2
  1. Test A
  2. Test B

What’s a Rich Text element?

The rich text element allows you to create and format headings, paragraphs, blockquotes, images, and video all in one place instead of having to add and format them individually. Just double-click and easily create content.

Static and dynamic content editing

A rich text element can be used with static or dynamic content. For static content, just drop it into any page and begin editing. For dynamic content, add a rich text field to any collection and then connect a rich text element to that field in the settings panel. Voila!

How to customize formatting for each rich text

Headings, paragraphs, blockquotes, figures, images, and figure captions can all be styled after a class is added to the rich text element using the "When inside of" nested selector system.

Pixel Art untuk Pemula

By
BR
.
March 17, 2020

You must be a premium member to view the full content

Sorry, but the rest of this article is for our Premium Members only. To gain access to this content and many more benefits, subscribe below!

Pixel Art untuk Pemula

By
BR
.
March 17, 2020

Crafters Newsletter

Sign up to our weekly email to get:
Article Updates
Event Announcements
Webinar Announcements
Free Research
Free
Offers
Free
Tutorials

Related articles