X

Sign Up to Crafters Newsletter
for Free!

Patreon: Oase para Kreator

By
CB
 •
June 26, 2020

Banyak orang bertanya-tanya bagaimana menjadi kreator full-timer tanpa harus menyuntik keuangan dari tempat lain. Dan dari sekian banyak konten kreator - baik seniman lukis, kerajinan tangan, musisi, gamer, dan lainnya - banyak yang mengakui bahwa mereka tidak dapat pemasukan yang “cukup” dari web seperti YouTube. Apa yang lalu mereka lakukan? Jack Conte, musisi yang acap berkreasi via YouTube melihat keresahan ini dan membuat website bernama Patreon bersama teman kuliahnya, Sam Yam, di tahun 2013. Mereka merancang web tersebut yang ditujukan sebagai solusi dari keresahan banyak kreator.


Awal Mula Patreon

Jack dan Sam memiliki visi untuk menjadikan kreator sebagai profesi yang mumpuni di masa depan. “Kami ingin mendanai kelas kreatif. Sepuluh tahun dari sekarang, kami ingin generasi selanjutnya yakin bahwa kreator profesional adalah sebuah profesi yang lazim.” Patreon lalu populer sebagai perantara antara kreator dan para fansnya yang ingin memberi donasi atau mendukung kreator favoritnya untuk terus berkarya.

Menurut situsnya, Patreon “mengundang [fans] untuk menjadi bagian dari sesuatu yang  menyenangkan, yang memberikan mereka keuntungan unik. Seperti akses tambahan, eksklusivitas, dan pengalaman-pengalaman yang engaging dengan kreator favorit mereka.Patreon memungkinkan donor untuk menjadi anggota dan menyediakan fitur donasi untuk kreator favorit mereka secara bulanan. Ada lebih dari 100ribu kreator yang tergabung dalam jejaring Patreon. Para kreator ini mendapatkan santunan finansial bulanan dari jutaan pendukung - disebut sebagai Patron - dengan total donasi melebihi US$ 350 juta. Rata-rata donasi bulanan per patron adalah US$ 12.

Baca juga: Perkembangan dan Potensi Konten Nongaming di Twitch


Bagaimana Patreon Bekerja

Oleh sebab YouTube kerap melakukan demonetisasi terhadap video dari para kreatornya, banyak kreator yang kemudian beralih ke Patreon demi pemasukan yang lebih stabil dan konsisten. Situs perantara ini memberikan pilihan kepada kreator untuk mengatur pembayaran berlangganan bulanan dengan bermacam variasi perjanjian. Contohnya, pelanggan yang membayar US$ 5 per bulan akan mendapatkan akses utama (preview) ke konten dari si kreator; atau pelanggan US$ 20 per bulan akan mendapatkan preview dan merchandise terbatas dari si kreator. Bentuk kontraprestasi yang dilakukan bisa sangat fleksibel, seturut kreativitas si kreator.

Selain itu, situs ini juga menyediakan fitur Patron-only Paid Content, di mana konten hanya bisa dilihat oleh Patron yang membayar. Lalu, ada juga fitur lain seperti Patron-only Unpaid Content atau konten publik berbayar. Kreator juga bisa menarik biaya muka tanpa menarik biaya bulanan. Tapi, setelah memilih fitur yang ini, pembayaran menjadi permanen di awal (tidak dapat diubah per subskripsi atau per postingan). Para Patron bisa bergabung dengan membuat akun dan memberikan donasi kepada artis pilihannya. Lalu memilih opsi berlangganan yang tersedia.

Lantas, bagaimana siklus hidup Patreon? Situs ini mengambil keuntungan 5% dari setiap transaksi dan perjanjian antara kreator dan Patron. Dan dengan banyaknya Patron dan kreator di dalam jaringan Patreon, porsi 5% sudah cukup untuk menutupi biaya operasional harian dan menjadi sumber pencaharian bagi keberlangsungan situs itu sendiri.

Dengan berbasis prinsip mutualistik, para kreator dan pendukungnya bisa saling membangun iklim kreasi konten dengan kondusif dan interaktif. Untuk mengeksplorasi lebih lanjut, kamu bisa langsung mengunjungi situsnya di sini.

Baca juga: Waspada Plagiator Karya

Heading 1

Heading 2

Heading 3

Heading 4

Heading 5
Heading 6

Regular

Italic

Bold

  • Test 1
  • Test 2
  1. Test A
  2. Test B

What’s a Rich Text element?

The rich text element allows you to create and format headings, paragraphs, blockquotes, images, and video all in one place instead of having to add and format them individually. Just double-click and easily create content.

Static and dynamic content editing

A rich text element can be used with static or dynamic content. For static content, just drop it into any page and begin editing. For dynamic content, add a rich text field to any collection and then connect a rich text element to that field in the settings panel. Voila!

How to customize formatting for each rich text

Headings, paragraphs, blockquotes, figures, images, and figure captions can all be styled after a class is added to the rich text element using the "When inside of" nested selector system.

Patreon: Oase para Kreator

By
CB
.
June 26, 2020

You must be a premium member to view the full content

Sorry, but the rest of this article is for our Premium Members only. To gain access to this content and many more benefits, subscribe below!

Patreon: Oase para Kreator

By
CB
.
June 26, 2020

Crafters Newsletter

Sign up to our weekly email to get:
Article Updates
Event Announcements
Webinar Announcements
Free Research
Free
Offers
Free
Tutorials

Related articles