X

Sign Up to Crafters Newsletter
for Free!

Panduan Membuat Video dengan Format Flat Lay

By
BR
 •
March 16, 2020

Pernahkah kamu melihat video memasak di internet dari channel Tasty? Atau video cara membuat sesuatu dari 5-Minute Crafts?

Kini, selain video jadi pilihan format konten paling menarik, video juga salah satu cara terbaik untuk terhubung dengan orang lain. Karena, kini mengakses dan menyerap informasi dari format video jauh lebih mudah, dibandingkan (sebut saja) 2 tahun lalu.

Maka itu, jangan heran kalau saat ini kebanyakan orang lebih suka menonton video daripada membaca.

Videografer senior Edward Suhadi mengatakan bahwa konten video yang bagus adalah konten yang jelas maksud tujuannya sehingga informasinya sampai ke penonton dan mudah dipahami oleh mereka yang melihat.

Nah, salah satu cara menarik untuk menyajikan konten video yang mudah dipahami, khususnya jika menyangkut tutorial atau cara melakukan sesuatu, ada teknik yang disebut overhead shot; seperti pada Tasty atau 5-Minute Crafts.

Teknik yang menonjolkan tampilan flat lay yang sederhana itu kini makin lazim digunakan untuk video tutorial singkat, seperti memasak misalnya. Teknik ini juga banyak digunakan untuk konten video yang fokus pada satu objek, seperti tutorial DIY (do-it-yourself).

Untuk membuatnya, (setidaknya) ada tiga cara yang bisa dilakukan.

Pertama, kamu bisa membuatnya menggunakan tripod panjang yang diatur pada posisi tinggi dan mengarahkan kamera lurus ke bawah.

Baca Juga: Edward Suhadi Berbagi Tips Panduan Produksi Konten Video

Panduan Membuat Video dengan Format Flat Lay
Tripod untuk merekam video flat lay (Dok. thequinskis.com)

Cara kedua, dengan mengkombinasikan monopod dan boom pole holder. Caranya, pasang kamera pada monopod, kemudian selipkan monopod yang sudah terpasang kamera dengan kuat ke boom pole holder.

Lalu ketiga, kamu bisa menggunakan overhead camera rig. Alat ini bisa diperoleh dari toko langsung atau secara online. Tak memiliki budget untuk membeli overhead camera rig? Jangan khawatir. Saat ini sudah banyak video do-it-yourself tentang bagaimana cara membuat overhead camera rig sederhana di rumah, tanpa harus membelinya.

Panduan Membuat Video dengan Format Flat Lay
Overhead camera rig (Dok. The Elridge Family)

Selanjutnya, Crafters juga merangkum beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membuat overhead atau flat lay video:

Rencanakan dengan baik!

Sama dengan semua pembuatan video lainnya, pada tahapan ini, seorang pembuat video penting untuk menentukan tujuan pembuatan video, dan perencanaan produksinya. Apakah video tutorial memasak, membuat barang kerajinan, atau review sebuah produk?

Urusan perencanaan ini (paling tidak) bisa terbagi menjadi tiga. Pertama, buat alur tahap yang jelas dari video yang mau kamu buat. Kalau perlu, kamu buat storyboard agar tidak lupa dengan semua tahap pengambilan gambar yang mau diambil!

Kedua, persiapkan semua objek yang dibutuhkan dalam frame atau komposisi. Dan terakhir, mempersiapkan ruangan untuk pembuatan video. Pastikan ruang yang digunakan memiliki pencahayaan (lighting) yang layak, agar video buatanmu memiliki hasi akhir yang maksimal!

Kenali Platform

Media sosial, biasanya menjadi pilihan utama untuk menayangkan kreasi video. Tetapi media sosial pun terbagi-bagi lagi menjadi beberapa platform. Buatlah konten video yang sesuai dengan karakteristik media sosial yang kamu pilih.

Misalnya, di Instagram, durasi video dibatasi selama satu menit, sehingga dalam proses editing, kreator harus bisa membuat konten video yang menarik dalam waktu singkat tersebut.

Berbeda lagi dengan konten IGTV; yang memperbolehkan kita untuk meng-upload video hingga durasi 60 menit! Jadi, pelajarilah platform media sosial yang akan kamu gunakan untuk mendistribusikan konten videomu.

Kenali Perangkat

Kamu harus mengenal kemampuan kamera yang kamu gunakan untuk merekam video. Hal ini penting karena tidak semua kamera memiliki kemampuan setara soal perekaman video. Semakin tinggi kualitas kamera, maka makin tinggi pula kualitas gambar video yang dihasilkan.

Selain kamera digital, kamu juga bisa menggunakan smartphone untuk merekam video semacam ini. Namun, yang perlu kamu perhatikan dalam penggunaan kamera smartphone adalah, perangkat ini memiliki beberapa kekurangan.

Misalnya, dari segi kualitas gambar. Kamu juga tidak bisa mengatur ISO dan white balance karena mayoritas kamera smartphone pada dasarnya menggunakan model titik (tidak fleksibel seperti kamera digital dalam hal pengaturan fokus). Terakhir, daya baterai smartphone pun lebih cepat habis daripada kamera digital.

Baca Juga: 15 Ide Video YouTube yang Harus Kamu Coba!

Terapkan editing yang menarik

Editing adalah proses saat pembuat video menyatukan semua bahan video, dan menyusunnya sedemikian rupa agar tersaji sesuai keinginan. Proses pasca-pembuatan video ini adalah bagian penting yang bisa menentukan hasil akhir video.

Pada tahapan ini, kamu dapat menyematkan supers (tulisan pendukung) pada video tutorialmu, tone gambar yang tepat sesuai mood yang ingin kamu sampaikan, musik yang sesuai dengan gaya penyajian video, serta memperhalus transisi antar adegan.

Ok, sudah siap mencoba membuat video flat lay sendiri?

Heading 1

Heading 2

Heading 3

Heading 4

Heading 5
Heading 6

Regular

Italic

Bold

  • Test 1
  • Test 2
  1. Test A
  2. Test B

What’s a Rich Text element?

The rich text element allows you to create and format headings, paragraphs, blockquotes, images, and video all in one place instead of having to add and format them individually. Just double-click and easily create content.

Static and dynamic content editing

A rich text element can be used with static or dynamic content. For static content, just drop it into any page and begin editing. For dynamic content, add a rich text field to any collection and then connect a rich text element to that field in the settings panel. Voila!

How to customize formatting for each rich text

Headings, paragraphs, blockquotes, figures, images, and figure captions can all be styled after a class is added to the rich text element using the "When inside of" nested selector system.

Panduan Membuat Video dengan Format Flat Lay

By
BR
.
March 16, 2020

You must be a premium member to view the full content

Sorry, but the rest of this article is for our Premium Members only. To gain access to this content and many more benefits, subscribe below!

Panduan Membuat Video dengan Format Flat Lay

By
BR
.
March 16, 2020

Crafters Newsletter

Sign up to our weekly email to get:
Article Updates
Event Announcements
Webinar Announcements
Free Research
Free
Offers
Free
Tutorials

Asupan Kreatif Mingguan

Gratis

Artikel-artikel kreatif terpercaya

-
-
-
Dapatkan gratis

Langganan Premium

US$ 10 / bulan

8+ tiket webinar marketing gratis setiap bulan
Semua siaran ulang tutorial, diskusi & wawancara
Panduan & riset terdepan di industri
Penawaran eksklusif dari brand & Event VIP
Artikel-artikel kreatif terpercaya
Tags:

Related articles