X

Sign Up to Crafters Newsletter
for Free!

Memotivasi Diri untuk Menulis Setiap Hari

By
CB
 •
March 12, 2020

Menjadi seorang penulis adalah petualangan yang tidak ada habisnya. Penulis dapat berkarya sambil belajar secara bersamaan melewati kolam ilmu tanpa batas. Dan untuk menjadi seorang penulis, seseorang membutuhkan niat yang besar dan kemampuan memotivasi diri untuk menulis di dalam situasi apapun, sehingga dapat terus berkembang menjadi penulis yang lebih baik.

Sayangnya, tidak sedikit penulis yang awalnya bersemangat menulis sesuatu, namun tidak berapa lama berselang kembali angot-angotan. Padahal sebagian besar hal yang dibutuhkan seorang penulis untuk mengasah kemampuannya ialah tekun menulis setiap hari. Lalu, apa yang sebaiknya dilakukan seorang penulis untuk terus secara konsisten menulis setiap hari dan mengasah kemampuannya? Crafters telah merangkum beberapa tips terbaik untuk kalian para penulis!


(Dok. Pexels)

Reward/Punishment

Bisa dimulai dari memberlakukan semacam ‘hadiah’ saat selesai menulis, maupun memberi ‘hukuman’ saat kalian melewati tenggat waktu. Lambat lain, kalian akan tahu mana yang lebih cocok untuk memotivasi kalian menulis Yang penting, pastikan kalian tidak mengingkari janji yang kalian buat untuk diri kalian sendiri.

Cara ini amat sederhana, namun kalian perlu memahami pribadi kalian dengan baik, agar kalian dapat menentukan hadiah atau hukuman yang benar-benar memiliki impact. Jika tidak, cara ini tidak akan membawa pengaruh apa-apa.


Back to Basic

Coba diingat-ingat kembali, apa yang membuat kalian ingin menjadi seorang penulis?

Jika kalian terinspirasi dari penulis lain, coba baca lagi karyanya dan resapi lagi seperti saat pertama kali kalian membaca dan menikmati karya tersebut. Jika kalian menjadi penulis karena memang menikmati proses penulisan, bacalah karya-karya awal yang kalian buat. Intinya adalah mengembalikan perasaan dan pikiran kalian ke masa-masa awal terjun ke dalam dunia penulisan, karena semangat terbesar cenderung menetap di garis permulaan.


Lingkungan Kondusif

Salah satu faktor eksternal yang paling berpengaruh adalah lingkungan yang kalian singgahi. Carilah tempat di mana kalian dikelilingi oleh orang-orang yang konsisten dalam mengembangkan diri di bidangnya masing-masing. Tidak harus sesama penulis. Namun, apabila kalian membiarkan diri berada di tengah orang-orang yang bersemangat dalam mengerjakan proyeknya, kemudian kalian menjadi saksi hidup dari perkembangan mereka, mau tidak mau pasti kalian bakal terdorong oleh arus antusiasme yang sama. Hal ini akan memudahkan kalian untuk menulis. Gunakan kesempatan ini untuk berkembang menjadi penulis yang lebih baik lagi setiap harinya.


(Dok. Pexels)

Merancang Tenggat Waktu

“Bisa karena terbiasa”, frasa klasik yang sudah melanglang buana mendorong banyak orang untuk melakukan hal yang menantang. Cobalah membuat jam rutin untuk menulis setiap harinya dan patuhi tenggat waktu yang kalian buat. Jika jam menulis kalian berakhir, pastikan tulisan kalian sudah selesai. Dengan ini, kalian akan terbiasa bertemu dengan tenggat waktu dan otak kalian akan selalu terasah untuk menyalurkan ide dengan efektif dan efisien di bawah tekanan waktu. Dengan metode ini, kalian juga bisa menulis setiap harinya karena terbiasa, sehingga kalian akan lebih mudah mencari inspirasi dan menuang kata ke dalam tulisan.


Sigap Menyikapi Inspirasi

Zaman sekarang, akses menulis sangat dimudahkan dengan adanya gadget. Jadi tidak lagi ada alasan untuk tidak sempat menulis dan melewatkan inspirasi yang datang begitu saja. Cobalah untuk langsung sigap dan menulis ide tulisan yang suka datang secara tiba-tiba. Sehingga di jam kalian menulis, kalian dapat melihat daftar ide yang sudah terkumpul, dan selanjutnya tinggal kalian kembangkan untuk menjadi tulisan yang rampung.

(Dok. Pexels)

Menghampiri Komunitas dan Festival Penulisan

Salah satu tempat belajar, menambah wawasan, dan mengembangkan penulisan adalah komunitas menulis. Karena di sini kalian dapat berkarya, bertukar pikiran, mendapatkan saran, dan kritik, sehingga kalian terus terdorong untuk membuat sesuatu, memperbaiki kekurangan, dan memantau perkembangan kalian secara seksama. Melihat diri menjadi lebih baik akan menjadi dorongan tersendiri untuk terus berusaha menulis lebih baik lagi setiap harinya. Menghampiri komunitas penulis bisa kalian jalani secara konsisten, begitu juga dengan datang ke seminar penulisan. Tujuan dari kegiatan-kegiatan ini adalah untuk membuka wawasan dan pola pikir, serta sudut pandang sebagai penulis, sehingga kalian mendapat bekal yang banyak untuk menjalani petualangan menulis kalian. Jika kalian memiliki banyak bahan eksplorasi, menulis akan menjadi lebih seru, dan kalian akan termotivasi untuk terus menulis.


Pamerkan Tulisanmu!

Salah satu perasaan yang paling menyenangkan yang dapat dialami oleh seorang penulis adalah ketika mendapatkan apresiasi dari tulisan kita. Apresiasi tidak hanya menyenangkan, namun juga dapat menjadi dorongan yang ampuh. Cobalah untuk memajang tulisan kalian ke lingkungan yang apresiatif dan perhatikan dorongan yang kamu dapat setelahnya. Namun begitu, pastikan agar kalian tidak kehilangan tujuan awal menulis dan tidak lantas menjadi haus pujian dan antikritik.

Memotivasi diri dapat dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal. Dari mengingat alasan awal menjadi seorang penulis, mencari inspirasi, menikmati apresiasi, hingga membiarkan diri terbawa arus antusiasme. Tidak terbatas dari tips diatas, yang pasti menulis setiap hari untuk mengasah kemampuan merupakan suatu bentuk kesungguhan untuk menjadi seorang penulis yang jitu. Semua kembali lagi ke seberapa besar keinginan kalian untuk menjadi seorang penulis. Bagaimana? Apa kalian sudah menemukan cara yang menarik untuk memotivasi diri? Selamat menulis

Heading 1

Heading 2

Heading 3

Heading 4

Heading 5
Heading 6

Regular

Italic

Bold

  • Test 1
  • Test 2
  1. Test A
  2. Test B

What’s a Rich Text element?

The rich text element allows you to create and format headings, paragraphs, blockquotes, images, and video all in one place instead of having to add and format them individually. Just double-click and easily create content.

Static and dynamic content editing

A rich text element can be used with static or dynamic content. For static content, just drop it into any page and begin editing. For dynamic content, add a rich text field to any collection and then connect a rich text element to that field in the settings panel. Voila!

How to customize formatting for each rich text

Headings, paragraphs, blockquotes, figures, images, and figure captions can all be styled after a class is added to the rich text element using the "When inside of" nested selector system.

Memotivasi Diri untuk Menulis Setiap Hari

By
CB
.
March 12, 2020

You must be a premium member to view the full content

Sorry, but the rest of this article is for our Premium Members only. To gain access to this content and many more benefits, subscribe below!

Memotivasi Diri untuk Menulis Setiap Hari

By
CB
.
March 12, 2020

Crafters Newsletter

Sign up to our weekly email to get:
Article Updates
Event Announcements
Webinar Announcements
Free Research
Free
Offers
Free
Tutorials

Asupan Kreatif Mingguan

Gratis

Artikel-artikel kreatif terpercaya

-
-
-
Dapatkan gratis

Langganan Premium

US$ 10 / bulan

8+ tiket webinar marketing gratis setiap bulan
Semua siaran ulang tutorial, diskusi & wawancara
Panduan & riset terdepan di industri
Penawaran eksklusif dari brand & Event VIP
Artikel-artikel kreatif terpercaya

Related articles