X

Sign Up to Crafters Newsletter
for Free!

Mencuci Film Warna C-41

By
BR
 •
April 2, 2020

Salah satu kepuasan terbesar dalam berkarya adalah memegang kendali penuh atas karya seni kita sendiri. Dalam konteks fotografi analog atau film, misalnya, hal ini berarti memotret, mencuci, dan memindai karya fotomu sendiri hingga menjadi hasil foto utuh. Jika kamu belum mencoba dua tahap terakhir, barangkali sekaranglah saatnya! Buang dulu jauh-jauh anggapan bahwa mencuci dan memindai film sebagai rangkaian proses yang rumit.

Kegiatan developing film ini cukup mudah dipelajari dan bisa dilakukan di rumah. Berikut adalah langkah-langkah yang perlu kamu lakukan.

Baca juga: Pushing dan Pulling dalam Film Fotografi

Melepas dan memindahkan gulungan film

Pertama-tama, kamu memerlukan penjepit dan gunting. Kamu harus melepaskan gulungan film dan menempatkannya pada tangki khusus (Paterson Tank) yang akan digunakan untuk proses developing. Paterson Tank dapat menampung dua gulungan film 35mm atau satu gulungan film 120mm. Ingat, kamu harus memindahkan gulungan ini di kamar gelap. Pastikan tidak ada celah cahaya sedikitpun.

Jika tidak ada kamar gelap, cara lain yang cukup sederhana bisa dilakukan dengan menggunakan kain hitam yang cukup tebal dan diberi perekat di sisi-sisi terbuka. Tutup gulungan film dan tangki saat melakukan proses pemindahan. Jangan sampai ada cahaya masuk, ya!

Sebelum menuju tahap selanjutnya, jika kulit tanganmu cukup sensitif terhadap reaksi kimiawi, sangat disarankan untuk mengenakan sarung tangan karet.

Dok. The Art of Photography - YouTube Channel

Menyiapkan Tetenal Colortec C-41 Developing Kit

Tetenal Colortec C-41 Developing Kit merupakan kumpulan bahan kimia untuk proses developing film. Satu kit dapat digunakan untuk memproses hingga delapan gulung film. Harga satuannya berkisar Rp400ribu, lebih ekonomis ketimbang menggunakan jasa developing di laboratorium komersial.

Di dalam kit tersebut, kamu akan menemukan sejumlah bubuk kimia (powder). Masing-masing memiliki fungsi tersendiri. Ada developer, blix a, blix b, dan stabilizer.

Setelah itu, kamu perlu mempersiapkan termometer. Termometer dibutuhkan untuk mengontrol suhu air yang akan digunakan selama proses developing. Gunakan air dalam suhu sedikitnya 31°C.

Siapkan juga tiga botol kedap udara berbahan kaca/gelas dan corong air. Jika botol-botolmu identik, berilah label agar tidak tertukar satu sama lain. Tuang 800ml air pada suhu 39°C ke dalam botol pertama, lalu masukkan bubuk developer ke dalamnya. Tutup dan kocok sedikit hingga larut seutuhnya. Diamkan selama 3,5 menit.

Untuk blix, siapkan botol kedua yang sudah diisi  800ml air pada suhu 35-40,5°C. Masukkan blix a terlebih dulu hingga larut. Kemudian, masukkan blix b secara perlahan. Reaksi kimiawi dari blix b akan membuat larutan bergejolak seperti halnya saat kamu menuang air soda ke dalam gelas kosong. Maka, masukkan pelan-pelan agar larutannya tidak balik meluap.

Sedangkan untuk stabilizer, prosesnya sama seperti developer. Jaga suhu airnya di atas 31°C. Perlu diperhatikan bahwa suhu air tidak harus persis di angka yang tercantum. Perubahan 1-2° tidak akan mempengaruhi proses developing secara signifikan.

Dok. The Art of Photography - YouTube Channel

Developing Film

Siapkan Paterson Tank yang sudah berisi gulungan film, tuang air dalam botol developer dan kocok selama 10 detik. Proses ini juga sering disebut dengan Agitation. Setelah itu, kamu perlu membolak-balik Paterson Tank sebanyak empat kali setiap 30 detik. Lakukan ini sebanyak empat kali. Proses ini disebut juga dengan istilah inversion. Setelah tahap ini selesai, tuang kembali cairan developer ke dalam botol kaca, dan lanjutkan dengan cairan blix.

Tuang cairan blix ke dalam Paterson Tank dan lakukan proses yang sama. Kocok selama 10 detik pertama, lalu lakukan proses inversion atau membolak-balik Paterson Tank sebanyak empat kali setiap 30 detik. Lakukan ini selama enam setengah menit. Sesudah itu, tuang kembali cairan blix ke dalam botol kaca,

Tahap berikutnya adalah memasukkan air biasa dengan suhu 35-40,5°C ke dalam Paterson Tank. Proses ini disebut Wash dan dilakukan selama tiga menit. Lakukan ini dengan air yang tetap mengalir untuk membilas sisa-sisa cairan kimia di dalam Paterson Tank.

Langkah terakhir adalah menuang air stabilizer. Kocok selama 15 detik dan diamkan selama satu hingga tiga menit. Di tahap ini, kamu tidak perlu membilas gulungan film dengan air biasa lagi. Gulungan film bisa langsung diangkat dan digantung.

Dok. The Art of Photography - YouTube Channel
Baca juga: Trik Membuat Foto Produk dengan Anggaran Terbatas

Gantung hingga kering

Pada tahap ini, saatnya kamu menggantung film hingga kering menggunakan penjepit. Kamu dapat menggunakan jari, kanebo, atau squeegee untuk membersihkan air dari film sebelum kamu menggantungnya. Pasangkan klip pada bagian atas dan satu di bagian bawah untuk mencegah film agar tidak keriting saat kering.

Perlu diketahui bahwa film yang masih basah sangat lunak dan mudah rusak. Usahakan untuk tidak membiarkan apapun menyentuh film pada saat proses pengeringan. Apabila terlanjur terkena atau tersentuh sesuatu dan membuat film kotor, segera tuangkan air untuk membersihkannya kembali. Kemudian biarkan film mengering sendiri.

Apabila film sudah kering, kamu bisa segera memindainya dan melihat bagaimana hasil developing film kamu!

Heading 1

Heading 2

Heading 3

Heading 4

Heading 5
Heading 6

Regular

Italic

Bold

  • Test 1
  • Test 2
  1. Test A
  2. Test B

What’s a Rich Text element?

The rich text element allows you to create and format headings, paragraphs, blockquotes, images, and video all in one place instead of having to add and format them individually. Just double-click and easily create content.

Static and dynamic content editing

A rich text element can be used with static or dynamic content. For static content, just drop it into any page and begin editing. For dynamic content, add a rich text field to any collection and then connect a rich text element to that field in the settings panel. Voila!

How to customize formatting for each rich text

Headings, paragraphs, blockquotes, figures, images, and figure captions can all be styled after a class is added to the rich text element using the "When inside of" nested selector system.

Mencuci Film Warna C-41

By
BR
.
April 2, 2020

You must be a premium member to view the full content

Sorry, but the rest of this article is for our Premium Members only. To gain access to this content and many more benefits, subscribe below!

Mencuci Film Warna C-41

By
BR
.
April 2, 2020

Crafters Newsletter

Sign up to our weekly email to get:
Article Updates
Event Announcements
Webinar Announcements
Free Research
Free
Offers
Free
Tutorials

Asupan Kreatif Mingguan

Gratis

Artikel-artikel kreatif terpercaya

-
-
-
Dapatkan gratis

Langganan Premium

US$ 10 / bulan

8+ tiket webinar marketing gratis setiap bulan
Semua siaran ulang tutorial, diskusi & wawancara
Panduan & riset terdepan di industri
Penawaran eksklusif dari brand & Event VIP
Artikel-artikel kreatif terpercaya

Related articles