X

Sign Up to Crafters Newsletter
for Free!

Membangun Infografis dalam Lima Langkah

By
Cornila
 •
March 17, 2020

Anda tentu tahu kalau membangun infografis itu bukan hanya soal visual saja. Menurut situs Venngage, setidaknya ada lima tahapan yang perlu Anda ketahui sebelum dan saat membuat sebuah infografis. Berikut tahapannya:

1. Membuat alur cerita infografis

Infografis bukan hanya perkara gambar, tapi juga data. Itulah alasannya mengapa Anda harus menentukan terlebih dulu mengenai alur cerita yang akan dibangun dalam infografis.

Lalu, bagaimana caranya membangun cerita itu? Di sini, Anda bisa menempatkan diri sebagai pembaca dan mencari tahu hal apa yang menarik perhatian mereka. Misalnya: infografis berupa petunjuk/cara melakukan sesuatu; infografis berisi solusi dari permasalahan sehari-hari.

2. Pencarian data

Di tahapan pencarian data ini, Anda memiliki berbagai cara untuk memiliki suatu data. Salah satunya adalah data dari klien Anda. Bila bekerja sendiri, pengumpulan data bisa dilakukan melalui survei kecil-kecilan. Misalnya saja lewat survey monkey atau Google Forms dan menyebarkannya ke kenalan Anda. Sementara untuk data statistik yang cukup terpercaya, Anda dapat mencarinya di Google Public Data.

membuat infografis 2

3. Menentukan tampilan infografis

Hore! Anda sudah berhasil menentukan alur cerita dan mengumpulkan data. Kini saatnya membuat infografis. Eits, tunggu dulu! Infografis seperti apa yang ingin Anda buat?

Ya, infografis tidak hanya berbentuk satu model saja. Setidaknya Anda bisa memilih salah satu dari berikut ini:

  1. Statistical;
  2. Timeline;
  3. Process;
  4. Informational;
  5. Geographic;
  6. Comparison;
  7. Hierarchical;
  8. Chart-Centric.

Jadi, apa bentuk infografis yang sesuai dengan alur cerita dan data yang Anda miliki?

Berikut di bawah ini, contoh infografis model Informational:

4. Desain infografis

Untuk Anda yang sudah lihai membuat infografis sekali pun, membuat desain bukanlah perkara mudah. Terutama ketika Anda tengah kehabisan ide. Apalagi untuk Anda yang masih pemula dalam dunia desain infografis.

Karena itu, Anda perlu memperkaya perbendaharaan desain infografis. Misalnya dengan sering berkunjung ke Pinterest atau Venngage. Sementara untuk permainan warna, Anda bisa menggunakan Colour Lovers atau Paletton.

Untuk proses pembuatan infografis, sebaiknya Anda menuangkannya terlebih dulu dalam outline di atas kertas. Dari sana, Anda bisa membayangkan akan seperti apa alur informasi yang akan dituangkan dalam infografis. Untuk jalan mudahnya, proses pembuatan infografis dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi seperti Piktochart, Visage, atau Canva.

5. Publikasikan infografis Anda

Infografis sudah tercipta! Kini saatnya Anda mempublikasikan infografis itu ke orang banyak. Media sosial, tentu itu akan menjadi wadah Anda untuk menyebarkan infografis tersebut. Anda bisa menggunakan Facebook, Pinterest, Instagram, atau Twitter. Bila klien Anda memiliki Newsletter, itu pun bisa menjadi sarana untuk membagikan infografis.

Selamat mencoba!

Banyak desainer infografis berkualitas  yang telah bergabung di GetCraft untuk menawarkan jasa desainnya untuk para klien di seluruh Indonesia. Ingin tahu desainer mana saja yang sudah gabung? Yuk lihat disini!

Heading 1

Heading 2

Heading 3

Heading 4

Heading 5
Heading 6

Regular

Italic

Bold

  • Test 1
  • Test 2
  1. Test A
  2. Test B

What’s a Rich Text element?

The rich text element allows you to create and format headings, paragraphs, blockquotes, images, and video all in one place instead of having to add and format them individually. Just double-click and easily create content.

Static and dynamic content editing

A rich text element can be used with static or dynamic content. For static content, just drop it into any page and begin editing. For dynamic content, add a rich text field to any collection and then connect a rich text element to that field in the settings panel. Voila!

How to customize formatting for each rich text

Headings, paragraphs, blockquotes, figures, images, and figure captions can all be styled after a class is added to the rich text element using the "When inside of" nested selector system.

Membangun Infografis dalam Lima Langkah

By
Cornila
.
March 17, 2020

You must be a premium member to view the full content

Sorry, but the rest of this article is for our Premium Members only. To gain access to this content and many more benefits, subscribe below!

Membangun Infografis dalam Lima Langkah

By
Cornila
.
March 17, 2020

Crafters Newsletter

Sign up to our weekly email to get:
Article Updates
Event Announcements
Webinar Announcements
Free Research
Free
Offers
Free
Tutorials

Asupan Kreatif Mingguan

Gratis

Artikel-artikel kreatif terpercaya

-
-
-
Dapatkan gratis

Langganan Premium

US$ 10 / bulan

8+ tiket webinar marketing gratis setiap bulan
Semua siaran ulang tutorial, diskusi & wawancara
Panduan & riset terdepan di industri
Penawaran eksklusif dari brand & Event VIP
Artikel-artikel kreatif terpercaya

Related articles