X

Sign Up to Crafters Newsletter
for Free!

Jakarta Creators Meetup: Catatan Media Plan yang Efisien untuk Klien

By
Pandji Putranda
 •
March 12, 2020

Seorang kreator konten perlu memahami mekanisme media planning atau perencanaan media untuk mendistribusikan pesan seoptimal mungkin. Harapannya tentu agar pesan dapat tersebar seluas-luasnya dengan ongkos seminimal mungkin.

Jakarta Creators Meetup, 13 Februari 2020, mengangkat tema Membuat Media Plan yang Efisien untuk Klien. Membahas seputar tren, tata cara memilih channel, sampai mengukur kesuksesannya. Mengundang serta tiga pembicara, Meutia Adryana (Managing Director, Leverate Media Asia), Miftachul Huda (Associate Media Director, Endeecom), dan Faradi Bachri (Country Director, ada).

Jakarta Creators Meetup: Catatan Membuat Media Plan yang Efisien untuk Klien

Menyoal tren media planning, Faradi mengutarakan bahwa hal ini membuat ekspektasi klien bagi media digital jadi lebih tinggi. Agency harus mempelajari lebih banyak hal mutakhir dan mampu beradaptasi dengan perubahan tren. Saat tren berubah, otomatis metode-metode yang lazim digunakan juga berubah secara perlahan. Dalam konteks media digital misalnya, cookies tidak lagi relevan dan algoritma mesin pencari terus mengalami pembaruan secara berkala.

Miftachul menambahkan bila sumber data yang masih dijadikan acuan hingga saat ini masih dari Nielsen. Sumber data ini memungkinkan kita untuk mempelajari perubahan pola konsumsi media, kemunculan ragam media kretif, sampai tuntutan klien yang semakin kompleks. Karena itu, media planning menuntut kerja media planner yang kreatif. Seorang media planner kreatif sejatinya tahu dan paham konten kreatif yang tepat guna untuk materi pesannya (misal: materi TVC), mampu membidik program atau channel yang tepat, serta kreatif dalam penggunaan data yang tidak melulu bergantung pada tools.

Lalu, bagaimana dengan langkah-langkahnya? “Semua harus dimulai dengan riset.” tutur Meutia. Riset yang komprehensif dan terarah berperan penting dalam membuat kerangka media planning. Dengan riset yang tepat, kita dapat menganalisa target audience, mengintip market insights, sekaligus memahami indepth product knowledge. Baru setelahnya kita berkutat dengan isu-isu kreatif, termasuk mengemasnya dengan copywriting yang kreatif.

Baca Juga: Menghadirkan Konten Berbasis Data

Jakarta Creators Meetup: Catatan Membuat Media Plan yang Efisien untuk Klien

Kemudian, kita bisa menentukan media mana yang akan digunakan. Apakah media konvensional (televisi, radio, cetak), media digital, dan apakah kita perlu menggunakan jasa influencer? Semuanya tergantung dari hasil riset terhadap target audience kita. Termasuk dengan goals dan KPI yang kita incar. Problem yang kerap terjadi adalah masih banyak orang dan perusahaan yang merancang media planning dengan berdasar asumsi dan menyepelekan riset.

Tiga langkah awal ini setelahnya dapat kita monitor secara intensif dalam rangka menentukan medium mana yang paling efektif dalam skema ROI (Return of Investmen). Lewat mekanisme monitoring ini, kita dapat menyusun laporan yang matang, termasuk menganalisa performa, audience behavior, market, dan produk yang kita pasarkan.

Baca Juga: Agensi Favorit Brand

Jakarta Creators Meetup: Catatan Membuat Media Plan yang Efisien untuk Klien

Secara garis besar, seluruh komponen yang disinggung sebelumnya akan mengerucut ke dalam satu tantangan, yakni bagaimana dengan anggaran minimal, campaign goal atau pesannya dapat dicapai dengan maksimal. Hal ini berkesinambungan dengan teknik pengolahan data (misal: data rating, share, index, content) yang disesuaikan dengan kebutuhkan klien atau brand.

“Yang paling utama adalah -lewat pengolahan data yang tepat- kita harus bisa menjelaskan logika budgeting dengan baik ke klien.” sambung Faradi.

Heading 1

Heading 2

Heading 3

Heading 4

Heading 5
Heading 6

Regular

Italic

Bold

  • Test 1
  • Test 2
  1. Test A
  2. Test B

What’s a Rich Text element?

The rich text element allows you to create and format headings, paragraphs, blockquotes, images, and video all in one place instead of having to add and format them individually. Just double-click and easily create content.

Static and dynamic content editing

A rich text element can be used with static or dynamic content. For static content, just drop it into any page and begin editing. For dynamic content, add a rich text field to any collection and then connect a rich text element to that field in the settings panel. Voila!

How to customize formatting for each rich text

Headings, paragraphs, blockquotes, figures, images, and figure captions can all be styled after a class is added to the rich text element using the "When inside of" nested selector system.

Jakarta Creators Meetup: Catatan Media Plan yang Efisien untuk Klien

By
Pandji Putranda
.
March 12, 2020

You must be a premium member to view the full content

Sorry, but the rest of this article is for our Premium Members only. To gain access to this content and many more benefits, subscribe below!

Jakarta Creators Meetup: Catatan Media Plan yang Efisien untuk Klien

By
Pandji Putranda
.
March 12, 2020

Crafters Newsletter

Sign up to our weekly email to get:
Article Updates
Event Announcements
Webinar Announcements
Free Research
Free
Offers
Free
Tutorials

Asupan Kreatif Mingguan

Gratis

Artikel-artikel kreatif terpercaya

-
-
-
Dapatkan gratis

Langganan Premium

US$ 10 / bulan

8+ tiket webinar marketing gratis setiap bulan
Semua siaran ulang tutorial, diskusi & wawancara
Panduan & riset terdepan di industri
Penawaran eksklusif dari brand & Event VIP
Artikel-artikel kreatif terpercaya

Related articles