X

Sign Up to Crafters Newsletter
for Free!

Konten Infografik Terbukti Lebih Menarik? Ini Alasannya

By
Kalya Risangdaru
 •
March 12, 2020

Saat ini, tren infografik sedang sangat naik di pasaran. Ketertarikan pembaca pada konten visual yang menarik ini ternyata tidak sekadar tren semata. Faktanya, ada alasan psikologis di balik infografik yang selalu kita simak ini. Pro dan kontra tentu muncul seiring berjalannya sebuah tren. Namun, memang terbukti bahwa “tren” ini adalah salah satu bentuk konten enlightenment bagi bisnis-bisnis yang sedang berkembang.

Para kontra mengatakan bahwa infografik adalah bentuk konten yang dinilai berlebihan. Benarkah begitu? Ternyata, menurut Unbounce, situs-situs yang menggunakan infografik di dalamnya mendapatkan 12% traffic tambahan dibanding mereka yang tidak. Penasaran alasan di baliknya?

Jawabannya ada di dalam otak kita. Pada dasarnya otak kita sangat tertarik dengan elemen-elemen yang ada di infografik: grafik, angka, dan cerita. Rangkuman elemen-elemen tersebut yang dirangkai menjadi infografik secara otomatis dapat menarik perhatian kita. Berikut beberapa penjelasan ringkasnya:

Infografik (Dok. Giphy)
(Dok. Giphy)

Grafik

Mari memulai dengan elemen grafik di dalam sebuah infografik. Menurut Sabda Armandio Alif, seorang manajer multimedia dari media Tirto.id, riset yang ia lakukan mengatakan bahwa data dalam bentuk grafik visual yang baik dapat menyokong penyebaran berita/ tulisan (via media sosial). Apalagi, pada zaman yang serba cepat ini di mana banyak orang tidak memiliki waktu banyak untuk membaca keseluruhan artikel/tulisan yang disediakan. Maka, jenis-jenis chart yang menjadi pilihan kita sangat penting dalam keseluruhan infografik.

Baca juga: Membangun Infografik dalam Lima Langkah

Hubspot juga mendukung dengan menunjukkan data yang menarik: bahwa 90% dari informasi yang disampaikan ke otak kita berbentuk visual. Artinya, kita kian mudah mencerna informasi grafik yang berbentuk visual. Lebih lanjutnya, 40% dari orang menerima informasi visual dengan lebih mudah. Padukan data dengan desain grafik yang baik, maka informasi yang disajikan di dalamnya menjadi semakin menyenangkan untuk dicerna.

Angka

Untuk mereka yang anti dengan angka dan sering mendapatkan angka merah dalam rapornya saat SD hingga SMA, data angka dalam infografik dijamin membantu kamu untuk menangkapnya dengan lebih baik.

Untuk Tirto.id, menurut Sabda Armandio Alif, data yang disediakan selalu datang dari tim riset. Jadi, data yang ditunjukkan dalam infografik-infografik mereka sangat akurat. Selain itu, ada juga riset yang menunjukkan bahwa angka yang ditulis berbentuk figur angka (contoh: 100) dan kata-kata (contoh: seratus) juga akan mendapatkan reaksi yang berbeda.

Walau selalu ada elemen data angka di dalam infografik, cara kita merepresentasikan data di dalam kontennya juga tidak kalah penting. Penekanan dari data tersebut dapat kamu kemas sekreatif mungkin.

Storytelling atau Cerita

Elemen yang paling menarik dari sebuah infografik adalah cerita yang disajikan di dalamnya. Karena kesan naratifnya, elemen tersebut sama pentingnya dengan grafis dan angka. The fact is, we all love stories.

Baca juga: 15 Ide Seru untuk Blog Anda

Menurut riset yang dilakukan Psychology Today, orang akan selalu merasa tersambung dengan cerita. Adalah koneksi yang kuat, memicu otak dan emosi para pembaca. Infografik yang baik memiliki awalan, isi dan akhir dengan maksud untuk merunut informasi yang akan diterima pembaca. Hal ini juga dilakukan untuk membuat sang kreator infografik memberikan konklusi dari pertanyaan di awal (judul).

Crafting Infografik dengan Tepat

Beberapa tips membuat infografik yang dijelaskan Tirto juga menyebutkan untuk terus memperhatikan tren yang sedang berjalan dan juga menyampaikan data dengan tepat. Pikirkanlah keseluruhan visual yang kamu inginkan pada hasil akhirnya. Mulai dari gambar, bentuk chart dan urutan visual lainnya yang dapat mendukung pencernaan informasi lebih mudah. Cerita yang kamu tutur di dalamnya juga sebaiknya dirangkai dengan menyenangkan.

Lihat juga: Para desainer yang bercerita melalui infografik atau GIF, dan sudah bergabung di marketplace GetCraft

Infografik (Dok. Giphy)
(Dok. Giphy)

Heading 1

Heading 2

Heading 3

Heading 4

Heading 5
Heading 6

Regular

Italic

Bold

  • Test 1
  • Test 2
  1. Test A
  2. Test B

What’s a Rich Text element?

The rich text element allows you to create and format headings, paragraphs, blockquotes, images, and video all in one place instead of having to add and format them individually. Just double-click and easily create content.

Static and dynamic content editing

A rich text element can be used with static or dynamic content. For static content, just drop it into any page and begin editing. For dynamic content, add a rich text field to any collection and then connect a rich text element to that field in the settings panel. Voila!

How to customize formatting for each rich text

Headings, paragraphs, blockquotes, figures, images, and figure captions can all be styled after a class is added to the rich text element using the "When inside of" nested selector system.

Konten Infografik Terbukti Lebih Menarik? Ini Alasannya

By
Kalya Risangdaru
.
March 12, 2020

You must be a premium member to view the full content

Sorry, but the rest of this article is for our Premium Members only. To gain access to this content and many more benefits, subscribe below!

Konten Infografik Terbukti Lebih Menarik? Ini Alasannya

By
Kalya Risangdaru
.
March 12, 2020

Crafters Newsletter

Sign up to our weekly email to get:
Article Updates
Event Announcements
Webinar Announcements
Free Research
Free
Offers
Free
Tutorials

Asupan Kreatif Mingguan

Gratis

Artikel-artikel kreatif terpercaya

-
-
-
Dapatkan gratis

Langganan Premium

US$ 10 / bulan

8+ tiket webinar marketing gratis setiap bulan
Semua siaran ulang tutorial, diskusi & wawancara
Panduan & riset terdepan di industri
Penawaran eksklusif dari brand & Event VIP
Artikel-artikel kreatif terpercaya

Related articles