X

Sign Up to Crafters Newsletter
for Free!

Tips Bikin Konten Video Berkualitas

By
Kalya Risangdaru
 •
March 17, 2020

Konten video banyak diperkirakan akan menjadi masa depan cerah bagi strategi content marketing. Seperti yang dijelaskan Forbes, bentuk video konten menonjol karena di dunia yang serba cepat ini, bentuk tersebut mencakup value, relevansi dan fleksibilitas yang diinginkan oleh orang yang menontonnya.

Sebagi kreator video, keuntungan-keuntungan lain yang bisa Anda tawarkan kepada klien seperti menambah video dalam email marketing dapat meningkatkan 200-300% click boost dan 64% konsumen akan membeli produk setelah melihat video marketing yang baik, juga dapat menambah alasan untuk terus melakukan produksi video.

Baca juga: Sederet Hal Penting untuk Persiapan Produksi Video

Lantas bagaimana membuat konten berkualitas di dalam video yang Anda produksi? Kami berkesempatan mengundang tiga orang videografer andal dalam acara Indonesia Creative Meetup vol. 5 yang berjudul Digital Video Production: Is Good, Cheap and Fast Even Possible? Hadir di panel sebagai pembicara yaitu Agni Raraswulan, Renny Fernandez dan Wayan Ixora. Ketiga pembicara memberikan sejumlah tips untuk menggarap video, sekaligus memastikan bahwa konten yang Anda buat di dalamnya berkualitas.

Mengerti klien

Sebagai kreator, mungkin salah satu tantangan terbesar Anda adalah merangkai brief klien sedemikian rupa. “Sebagai videografer, Anda harus dapat align dengan klien. Definisi bagus untuk mereka seperti apa?” jelas Agni, seorang Program Director dari SKWAD Media.

Wayan Ixora menambahkan bahwa keputusan klien umumnya terbagi menjadi dua: konten soft selling atau hard selling. Apapun pilihan mereka, sebagai videografer, meng-crafting-nya dengan baik adalah tanggung jawab Anda. “Jika klien suka konten soft selling, maka tingkatkan kualitas story telling. Jika pilihan mereka jatuh pada konten hard selling, Anda dapat meningkatkan kualitas pengambilan gambar Anda,” jelas Wayan yang sudah bergelut di Youtube sebagai kreator selama beberapa tahun.

Baca juga: 5 Ramuan untuk Membuat Video Viral

Perlu Anda perhatikan juga tentang cost produksi dalam masing-masing konten. Jika bicara soal pengambilan gambar dengan kualitas baik, maka peminjaman alat juga memerlukan cost lebih. Sebaliknya, jika Anda memutuskan membuat konten soft selling dengan story telling yang unik, Renny Fernandez menambahkan bahwa kita juga perlu memperhatikan kompetitor. “Kalau sudah banyak yang membuat konten setipe, untuk apa membuat hal yang serupa?” jelasnya.

Tren video di masa depan

“Pelajari industrinya,” adalah hal yang terus ditekankan oleh para videografer yang hadir di panel pembicara pada tanggal 21 Mei 2018 lalu. Karena video marketing menjadi salah satu konten yang paling cepat berkembang di luar sana, industrinya yang dinamis harus selalu diperhatikan. Namun, di Indonesia, konten-konten dengan nilai lokal yang tinggi dipercaya akan terus meningkat di masa mendatang.

Renny Fernandez, seorang Film Director yang sudah lama berkecimpung di dunia filmography dan videography beranggapan bahwa nantinya, banyak orang akan semakin menghindari ads yang muncul. Maka itu, peralihan penonton dari layar kaca (TV) ke YouTube, Netflix, dan sebagainya patut diperhatikan oleh para videografer.

Lihat juga: Para videografer yang bergabung menjual jasanya di GetCraft

Kalau sudah banyak yang membuat konten setipe, untuk apa membuat hal yang serupa?

“Konten bersifat religius mungkin akan mewarnai media sosial ke depannya,” tutur Renny memprediksi tren. Melihat banyaknya konten religi yang semakin marak dan viral, tidak heran bahwa jenis konten lokal seperti ini permintaannya akan meningkat. Dari sisi Wayan Ixora, ia menambahkan bahwa selanjutnya, pe-er para YouTuber/Influencer adalah untuk terus mengikuti tren media sosial.

“Jangan stuck di satu platform saja. Kita harus bergerak cepat,” jelasnya. Sepakat dengan kesimpulan yang didapat dari event yang diadakan oleh GetCRAFT tersebut, bahwa sebagai videografer, bisnis yang dijalankan saat ini sedang menghadapi demand tertingginya. Bagaimana kita, merangkai konten dengan baik? “Untuk terus berpikiran terbuka dan mempelajari industrinya,” tutup Agni Raraswulan.

Heading 1

Heading 2

Heading 3

Heading 4

Heading 5
Heading 6

Regular

Italic

Bold

  • Test 1
  • Test 2
  1. Test A
  2. Test B

What’s a Rich Text element?

The rich text element allows you to create and format headings, paragraphs, blockquotes, images, and video all in one place instead of having to add and format them individually. Just double-click and easily create content.

Static and dynamic content editing

A rich text element can be used with static or dynamic content. For static content, just drop it into any page and begin editing. For dynamic content, add a rich text field to any collection and then connect a rich text element to that field in the settings panel. Voila!

How to customize formatting for each rich text

Headings, paragraphs, blockquotes, figures, images, and figure captions can all be styled after a class is added to the rich text element using the "When inside of" nested selector system.

Tips Bikin Konten Video Berkualitas

By
Kalya Risangdaru
.
March 17, 2020

You must be a premium member to view the full content

Sorry, but the rest of this article is for our Premium Members only. To gain access to this content and many more benefits, subscribe below!

Tips Bikin Konten Video Berkualitas

By
Kalya Risangdaru
.
March 17, 2020

Crafters Newsletter

Sign up to our weekly email to get:
Article Updates
Event Announcements
Webinar Announcements
Free Research
Free
Offers
Free
Tutorials

Asupan Kreatif Mingguan

Gratis

Artikel-artikel kreatif terpercaya

-
-
-
Dapatkan gratis

Langganan Premium

US$ 10 / bulan

8+ tiket webinar marketing gratis setiap bulan
Semua siaran ulang tutorial, diskusi & wawancara
Panduan & riset terdepan di industri
Penawaran eksklusif dari brand & Event VIP
Artikel-artikel kreatif terpercaya

Related articles