X

Sign Up to Crafters Newsletter
for Free!

Arief Witjaksana: Lebih Suka Mendesain dalam Sunyi

By
Zustina
 •
March 12, 2020
Arief Witjaksana

Meski tidak merasa memiliki bakat besar di bidang seni, Arief Witjaksana senang menggambar dan mengarang cerita lewat gambar, sejak kecil.

Demi mengikuti passion itu, usai SMA ia mengambil jurusan Desain Komunikasi Visual.

Masa kuliah menjadi titik balik Arief menyelami desain. Serba kekurangan dalam hal finansial mendorongnya berpikir keras untuk mencari penghasilan tambahan.

Ilmu desain pun ia manfaatkan untuk menawarkan jasa membuat buku tahunan, baik dari segi desain maupun pengadaan isi berupa foto dan ilustrasi.

Ia juga sempat bekerja sebagai desainer di salah satu televisi swasta, sebelum akhirnya membangun studio kreatif bernama Historica bersama teman-temannya.

Bersama Historica ia telah menangani beberapa client dan project, dari annual report, mural, hingga motion graphic untuk beberapa perusahaan swasta maupun lembaga pemerintahan.

Bisa diceritakan apa yang mendorong kamu untuk membangun Historica Branding & Creative Studio?

Sejak kuliah saya sudah mencari penghasilan tambahan menggunakan kemampuan yang saya miliki. Waktu itu, pada 2008, saya menyediakan jasa pembuatan buku tahunan sekolah bersama teman-teman.

Awal 2014 saya kembangkan hal tersebut dengan mendirikan creative studio yang fokus pada jasa desain dan ilustrasi. Hingga kini, Historica sudah menaungi 2 desainer, 2 ilustrator, dan 1 motion designer.

Gambarkan kegiatan membosankan yang justru menjadi pemicu ide bagi kamu?

Saat menunggu atau menjalankan rutinitas kerja yang mulai terasa rutin. Saat itu terjadi biasanya saya menyalurkan rasa bosan dengan doodling atau corat-coret.

Menggambar, walaupun hanya coretan-coretan sederhana ini membantu saya merasakan kembali sentuhan intuitif antara pikiran, tangan, dan hati.

Gambarkan tempat kerja yang nyaman menurut kamu…

Saya cenderung suka bekerja di malam hari. Mungkin karena sunyi sehingga saya lebih mudah fokus, ditambah kopi hangat yang setia menemani.

Apa alat gambar yang tidak bisa kamu tinggalkan?

Kombinasi buku sketsa dan pena gambar, itu tidak ada duanya… Kalau bicara peralatan favorit, saya paling suka dengan cat air.

Isi playlist yang jadi andalan saat sedang bekerja?

Playlist terkini saya: Massive Attack, Mark Pitchard, Honne, dan Radiohead.

Karya atau seniman yang punya pengaruh besar dalam karya kamu?

Sampai sekarang saya masih terinspirasi dengan karya Jean Michelle Basquiat. Karya lukisnya membangkitkan keberanian untuk bereksistensi, apapun latar belakang sosial dan situasi yang kita alami, sehingga rasanya selalu relevan.

Pesan atau nasihat terbaik yang pernah kamu dengar dan dari siapa?

“Rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau.” Demikian nasihat dari ibu saya agar selalu bersyukur.

Menggambar, walaupun hanya coretan-coretan, membantu saya merasakan kembali sentuhan intuitif antara pikiran, tangan, dan hati.
Arief Witjaksana 3
Kamu seorang seniman yang relatif ‘bebas’ membuat karya dan juga desainer yang relatif perlu lebih banyak menuruti kebutuhan klien. Bagaimana menjalani dua peran tersebut dengan baik?

Mudah saja… Yaitu dengan cara memahami peran desainer sebagai profesi jika terkait pekerjaan dengan klien, dan berkarya selayaknya seniman sejati saat di luar urusan klien.

Saya menganggap proses mendesain sebagai pematangan diri, sementara berkesenian menjadi alat aktualisasi diri.

Keseimbangan antara keduanya, menghasilkan trait yang unik bagi seorang desainer, karena dia jadi tidak takut mengeksplorasi karyanya.

Banyak desainer berkualitas seperti Arief Witjaksana yang telah bergabung di GetCraft untuk menawarkan jasa desain untuk para klien di seluruh Indonesia. Ingin tahu desainer mana saja yang sudah gabung? Yuk lihat disini!

Heading 1

Heading 2

Heading 3

Heading 4

Heading 5
Heading 6

Regular

Italic

Bold

  • Test 1
  • Test 2
  1. Test A
  2. Test B

What’s a Rich Text element?

The rich text element allows you to create and format headings, paragraphs, blockquotes, images, and video all in one place instead of having to add and format them individually. Just double-click and easily create content.

Static and dynamic content editing

A rich text element can be used with static or dynamic content. For static content, just drop it into any page and begin editing. For dynamic content, add a rich text field to any collection and then connect a rich text element to that field in the settings panel. Voila!

How to customize formatting for each rich text

Headings, paragraphs, blockquotes, figures, images, and figure captions can all be styled after a class is added to the rich text element using the "When inside of" nested selector system.

Arief Witjaksana: Lebih Suka Mendesain dalam Sunyi

By
Zustina
.
March 12, 2020

You must be a premium member to view the full content

Sorry, but the rest of this article is for our Premium Members only. To gain access to this content and many more benefits, subscribe below!

Arief Witjaksana: Lebih Suka Mendesain dalam Sunyi

By
Zustina
.
March 12, 2020

Crafters Newsletter

Sign up to our weekly email to get:
Article Updates
Event Announcements
Webinar Announcements
Free Research
Free
Offers
Free
Tutorials

Asupan Kreatif Mingguan

Gratis

Artikel-artikel kreatif terpercaya

-
-
-
Dapatkan gratis

Langganan Premium

US$ 10 / bulan

8+ tiket webinar marketing gratis setiap bulan
Semua siaran ulang tutorial, diskusi & wawancara
Panduan & riset terdepan di industri
Penawaran eksklusif dari brand & Event VIP
Artikel-artikel kreatif terpercaya

Related articles