Crafters

Portal konten yang fokus mengangkat beragam hal seputar industri kreatif. Mulai dari wawancara, laporan khusus, sampai tips dari para kreator yang berkarya di bidang seni, kebudayaan, bisnis kreatif, dan teknologi.

Melalui Crafters, kami ingin memberikan kontribusi untuk perkembangan industri kreatif di Asia Tenggara.

Dikelola oleh

Sign up to receive bi-weekly creative inspiration, delivered directly to your inbox!

Tips Menulis Artikel Finansial dengan Menarik

Menulis artikel dengan tema finansial menjadi tantangan sendiri untuk para penulisnya. Jangan salah, di mata brand, ternyata, tema yang sering dianggap tidak menarik ini mempunyai demand yang sangat tinggi dengan tujuan edukasi konsumen. Namun, memang tidak dipungkiri, bentuk artikel finansial tidak jarang dianggap membosankan oleh para pembaca.

Di Indonesia Creative Meetup lalu, GetCraft merangkai sebuah tema yang telah ditunggu-tunggu yaitu Financial Writing 101: Create An Interesting yet Engaging Content, bekerja sama dengan Maubelajarapa dan Sucor Sekuritas Indonesia. Mengundang Amir Widjaya, SVP Head of Marketing at PermataBank dan Ruisa Khoiriyah, CFP®, Senior Content Specialist at HaloMoney.co.id sebagai panelis, acara ini dimoderatori oleh Syarief Hidayatullah, selaku Sr. VP Creative GetCraft.

Baca Juga: Transformasi Media Cetak di Era Digital

Merangkai Bentuk yang Menarik

“Konten finansial yang bagus tidak hanya untuk memenangkan perhatian seorang nasabah, namun untuk mendapatkan believer dari premis konten yang kami percaya,” jelas Amir Widjaya. Permata Bank sebagai salah satu klien besar untuk para penulis finansial mengatakan bahwa konten mereka digarap dengan medium yang sangat beragam. “Sebelumnya, brand harus tahu ranah apa yang ingin mereka bawa, sehingga kita bisa tau mediumnya. Membuat riset audiens juga tidak kalah penting,” jelas Amir.

 

Tips Menulis Artikel Finansial dengan Menarik
Peserta yang hadir di Indonesia Creative Meetup

Mulai dari buku, mainan, lagu, hingga seni instalasi pernah digarap Permata Bank sebagai bentuk konten mereka. Dari semua hal yang pernah digarap oleh Permata Bank, Amir percaya bahwa semua bentuk content marketing yang mereka buat adalah authorized content yang mengetahui brand purpose mereka, mengerti pain points target pasar mereka, sepenuhnya memiliki tema yang autentik dan memiliki cerita yang menarik untuk dirangkai serta diceritakan.

Ruisa Khoiriyah, penulis finansial yang sudah berkecimpung kurang lebih 10 tahun dalam tema ini juga memiliki pandangan yang sangat edukatif bagi para peserta yang hadir. Menurutnya, penulis finansial itu berbeda dengan penulis pada umumnya karena mereka membutuhkan pengetahuan teknis tentang keuangan (mulai dari istilah, pengertian ekonomi, dan sebagainya).

“Saya pernah punya mentor yang mengatakan bahwa: buatlah tulisan sesederhana mungkin, seperti menjelaskan sebuah hal finansial ke Nenek kita,” katanya. Memang, di Indonesia, tingkat literasi finansial masih sangat rendah, maka itu si penulis dituntut untuk benar-benar mengerti tentang apa yang mereka tulis.

Lebih teknisnya, Ruisa menyatakan bahwa topik-topik populer yang sering dicari pembaca adalah tips finansial, ulasan produk keuangan, wawancara dengan para pelakunya dan wirausahawan, hingga informasi pinjaman berbiaya murah (promo KPR, promo KTA, dsb).

 

Tips Menulis Artikel Finansial dengan Menarik
Peserta dan pembicara di Indonesia Creative Meetup
Tips Menulis Artikel Finansial

Ruisa, sebagai penulis yang sudah biasa menulis artikel finansial juga tidak malu-malu memberikan tips untuk para peserta yang hadir di Indonesia Creative Meetup tersebut. Menurutnya, salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh para penulisnya adalah pemahaman akan istilah-istilah finansial/bisnis. “Sangat penting untuk para penulis finansial memahami betul apa yang mereka tulis. Jangan pernah menulis tentang apa yang tidak kita pahami,” tegas Ruisa.

“Buatlah konten yang bertanggung jawab. Jangan asal menyadur! Cari sumber yang kredibel,” lanjutnya mengingatkan. Berikut beberapa tips dan trik yang dijelasan Ruisa dalam poin-poin penulisan artikel finansial:

  • Judul yang “eye-catching dan related
  • Ilustrasi gambar yang menarik
  • Teaser “menggigit” (dua atau 3 kalimat yang akan muncul sebagai snippet di search engine atau tampilan blog)
  • Introduction’s law (dua paragraf pertama yang akan membuat pembaca memutuskan untuk lanjut membaca)
  • Sumber kompeten
  • Tulis artikel yang praktis dan langsung bisa dipraktekkan oleh para pembaca

Baca Juga: Memahami Cara Menulis Konten Native Advertising yang Baik

Dari ke-enam tips yang ia sebutkan, Ruisa sendiri ternyata sering mendapatkan kesulitan saat menulis dua paragraf pertama yang ia sebutkan dalam poin Introduction’s law. Menurutnya, ketika seorang penulis kesuitan untuk menulis paragraf awal, maka yang harus dilakukan adalah untuk menulisnya dulu saja dan ambil waktu lebih awal. Agar nanti pada akhirnya, kita bisa mencerna dan menyunting hal-hal yang perlu diubah di paragraf awal tersebut.

October 25, 2018
Menyambut Halloween dengan Inktober versi Witchkana!
Wickana Laksmi Dewi atau Witchkana yang terkenal dengan karya-karya ilustrasi bertema misterius dan horor...
October 31, 2018
Tips Menulis dari Tweets J.K Rowling
Menjadi penulis dengan belajar dari tweets J.K Rowling di Twitter? Kenapa tidak?