Crafters

Portal konten yang fokus mengangkat beragam hal seputar industri kreatif. Mulai dari wawancara, laporan khusus, sampai tips dari para kreator yang berkarya di bidang seni, kebudayaan, bisnis kreatif, dan teknologi.

Melalui Crafters, kami ingin memberikan kontribusi untuk perkembangan industri kreatif di Asia Tenggara.

Dikelola oleh

Sign up to receive bi-weekly creative inspiration, delivered directly to your inbox!

Menyambut Halloween dengan Inktober versi Witchkana!

Inspired by daily life, dream and pain

Tulis Wickana Laksmi Dewi dalam biografi akun Instagram-nya yang bernama Witchkana. Menambahkan huruf ‘T’ di antara ‘I’ dan ‘C’ dari nama aslinya mengubah image Wickana otomatis menjadi lebih seru, misterius dan pastinya, kalau kamu melihat karya-karyanya, akan mengerti dengan nama pilihan yang ia tulis itu.

Portofolio Wickana sebagai ilustrator tidak hanya diwarnai dengan project personalnya saja. Namun, ia sudah banyak mengikuti pameran-pameran kolektif, membuat merchandise dan album musik, ilustrasi buku dan bahkan merchandise yang ia produksi untuk berpartisipasi dalam art market.

Horor, misteri, simbol-simbol, metafora unik dan, tentu saja, momen Halloween selalu menjadi ketertarikan Wickana sebagai ilustrator. Bertepatan dengan gerakan #Inktober, Wickana bermain dengan banyak bentuk ilustrasi yang punya korelasi kuat dengan hari perayaan Halloween sendiri.

Memang, ia mengaku tidak punya cara spesifik untuk merayakan Halloween, tapi, cukup dengan menikmati hasil ilustrasinya saja, kamu bisa merasa bahwa sebentar lagi saatnya untuk merayakan Halloween. Untuknya, tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. “Saya lebih memanfaatkan momen Halloween untuk memaksimalkan kegiatan berkarya saya,” jelasnya. Apa yang berbeda dengan karya Wickana tahun ini dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya?

Baca Juga: Annisa Rizkiana: Hidup dalam Sambil Terus Berkarya

Menyambut Halloween dengan Inktober versi Witchkana!
Potret diri Wickana dengan gaya ilustrasi Junji Ito (Dok. Instagram @witchkana)

Wickana dulu merayakan Inktober sekaligus Halloween dengan mengikuti salah satu daftar Inktober yang telah dibuat oleh seniman favoritnya, Mab Graves. Namun tahun ini, ia memutuskan untuk membuat sendiri daftar tema ilustrasi selama bulan Oktober yang diberi nama #oddtober. “Let’s draw something Odd!” ajaknya lewat Instagram. Tentu, seperti yang sudah diduga, daftar tersebut ramai diikuti ilustrator lain yang juga ingin belajar konsisten dengan terus menggambar minimal satu ilustrasi setiap harinya dalam rangkaian acara Inktober ini.

Melalui Halloween yang bertepatan dengan Inktober, Wickana sukses mengajak ilustrator lain untuk mengasah konsistensi lewat preferensi tema personalnya yang jelas menggambarkan perayaan Halloween itu sendiri. Berikut wawancara Crafters dengan Wickana, bicara soal dunia ilustrasinya dan #oddtober; Inktober versinya.

Apa arti ilustrasi untuk kamu?

Buat saya pribadi, ilustrasi adalah media untuk bercerita, sebuah alat perantara untuk menyalurkan emosi yang sedang saya rasakan saat itu. Karena, jujur, saya merasa lebih nyaman untuk mencurahkan perasaan saya secara visual ketimbang secara lisan, karena bagi saya terkadang rangkaian kata-kata kurang bisa mewakili secara pasti apa yg benar-benar saya rasakan. Selain itu proses membuat ilustrasi sendiri bisa menjadi sebuah kegiatan yang ‘therapeutic’ untuk saya. Kebanyakan karya saya menggunakan media pensil dan pulpen yang menggunakan banyak arsiran. Proses mengarsir itulah yang sangat saya nikmati, sehingga membuat saya menjadi lebih fokus sehingga lupa akan segala kekhawatiran, kegelisahan dan hal-hal negatif yang terkadang mengganggu pikiran saya.

Gimana sih proses kreatifmu?

Biasanya ide visual itu muncul ketika ada faktor pemicu baik dari lingkungan sekitar maupun dari dalam diri saya. Kemudian setelah itu ide tersebut saya kembangkan dengan menambahkan berbagai elemen detail seperti simbol-simbol dan metafora sehingga membuat karya saya terkesan “misterius”. Proses visualisasi karya tersebut juga terkadang terinspirasi oleh banyak referensi, seperti salah satunya dari foto-foto tua/vintage yang bisa menginspirasi saya dalam membangun “mood” misterius tersebut.

Dari semua karya yang sudah pernah kamu buat, mana yang paling menantang?

Sebenarnya sih semua karya yang saya bikin memiliki tantangannya masing-masing, tapi mungkin salah satu yang cukup berkesan untuk saya adalah ketika membuat ilustrasi untuk EP sebuah band lokal. Mengerjakan project ilustrasi untuk album musik adalah salah satu impian saya, apalagi saat itu saya diberi kebebasan untuk menginterpretasi dengan menggunakan style ilustrasi yang biasa saya buat. Namun, ternyata ada beberapa aturan visual yang pada akhirnya cukup membuat saya tidak terlalu bebas dalam berkarya dan membuat karakteristik karya saya menjadi kurang menonjol. Hal inilah yang pada akhirnya membuat saya sadar bahwa terkadang kita memang harus menurunkan sedikit ego kita, dan melakukan penyesuaian apalagi menyangkut sebuah project kolaborasi dengan orang yang berada dalam bidang yang berbeda.

 

Menyambut Halloween dengan Inktober versi Witchkana!
Karya Wickana yang bertema horor (Dok. Instagram @witchkana)
Menyambut Halloween dengan Inktober versi Witchkana!
Karya ilustrasi Wickana (Dok. Instagram @witchkana)
Di balik ilustrasimu, banyak elemen misteri dan Halloween, ya?

Mungkin lebih ke elemen horornya ya, yang salah satunya adalah Halloween. Memang pada dasarnya saya sangat suka hal-hal yang berbau misteri, horor dan surrealism. Saya suka membuat orang penasaran dan menebak-nebak ketika melihat karya saya. Berbagai tanggapan dan respon yang berbeda bagi setiap orang terhadap satu karya menjadi hal yang menarik buat saya.

Apakah selain tema-tema yang kamu angkat ini, ada tema lain yang ingin kamu coba tapi belum terlaksana?

Tema horor dan misteri yang sekarang saya geluti sepertinya masih sangat luas dan banyak sekali untuk dieksplor, jadi sepertinya untuk sekarang saya tetap akan fokus di tema ini.

Untuk #oddtober, gimana sih ceritanya kamu dapat konsep itu dan memutuskan membuat tema-tema Inktober sendiri?

Dua tahun kemarin setiap bulan Oktober saya mengikuti list yang dibuat oleh salah satu artist favorit saya, Mab Graves, list nya selalu bertemakan halloween/horror yang pastinya sesuai dengan interest saya. Namun tahun ini saya merasa agak bosan dengan list-nya karena beberapa seperti pengulangan dari tahun lalu. Akhirnya saya kepikiran untuk membuat list saya sendiri, enggak ada yang join juga enggak apa-apa deh, sekalian saya mau menantang diri saya sendiri untuk berkomitmen menggambar 31 hari penuh.

Baca Juga: Rukii Naraya: Pentingnya Mengenali Diri Sendiri dan Berkarya untuk Masyarakat

Bagaimana harapan dan hasil akhirnya dari #oddtober yang kamu buat?

Setelah saya share list-nya di instagram, surprisingly responnya cukup positif, ternyata banyak juga orang-orang yang pakai list saya untuk mengikuti kegiatan Inktober. Saya bersyukur sih, kalau pada akhirnya bisa menginspirasi orang lain untuk produktif berkarya, dan secara enggak langsung jadi memberi saya semangat juga untuk tetap konsisten menggambar setiap hari.

Kedepannya, apa yang akan kamu lakukan dalam mengembangkan diri sebagai Ilustrator?

Pastinya lebih produktif lagi dalam berkarya dan mengaplikasikan ilustrasi saya dalam berbagai media. Serta lebih aktif dalam mempublikasikan karya, melalui berbagai macam platform media sosial.

 

Menyambut Halloween dengan Inktober versi Witchkana!
Peserta #Oddtober yang meramaikan Instagram dengan tema Wickana (Dok. Instagram)
October 22, 2018
Rukii Naraya: Pentingnya Mengenali Diri Sendiri dan Berkarya untuk Masyarakat
Rukii Naraya atau Tampan Destawan adalah sosok kreator di balik Lemari Bukubuku dan Komik...
October 29, 2018
Tips Menulis Artikel Finansial dengan Menarik
Bagaimana cara menulis artikel finansial yang menarik? Dalam Indonesia Creative Meetup, Crafters membahasnya bersama...