Crafters

Portal konten yang fokus mengangkat beragam hal seputar industri kreatif. Mulai dari wawancara, laporan khusus, sampai tips dari para kreator yang berkarya di bidang seni, kebudayaan, bisnis kreatif, dan teknologi.

Melalui Crafters, kami ingin memberikan kontribusi untuk perkembangan industri kreatif di Asia Tenggara.

Dikelola oleh

Sign up to receive bi-weekly creative inspiration, delivered directly to your inbox!

Cara Mudah Merangkai dan Membuat CV Kreatif

Cara Mudah Merangkai dan Membuat CV Kreatif
(Dok. Giphy)

Membuat sebuah Curriculum Vitae (CV) mungkin kamu anggap mudah, tapi sebaiknya jangan pernah dianggap sepele. Apalagi sekarang ini, para job seeker berlomba-lomba membuat CV dengan kreatif (mulai dari tampilan desain hingga isinya). Bicara soal hal ini, ada beberapa hal yang perlu kamu cantumkan dan perhatikan agar CV-mu bisa menyampaikan pesan/informasi dengan baik. Kreativitas tentu dibutuhkan, namun, setidaknya ada hal-hal yang bisa kamu lakukan untuk memaksimalkan CV kreatifmu.

Apalagi jika kamu ingin terjun ke industri kreatif. Merangkai CV sebaik mungkin agar dilirik oleh HRD dari perusahaan tujuanmu bisa jadi jalan keluar. Jadi, jika kamu punya waktu dan energi lebih, Crafters sarankan kamu untuk membuat CV kreatif, tidak sekadar dari Microsoft Word dengan tampilan biasa saja, lengkap dengan pas foto yang terpampang di sudut kiri tampilan CV.

Semakin menariknya CV yang kamu desain, akan semakin menunjukkan bahwa kamu adalah seorang insan kreatif yang sedang mencari pekerjaan kreatif yang cocok untukmu. Berikut beberapa insights serta tips yang bisa kamu pelajari sebelum membuat CV kreatif versimu.

Baca Juga: Cara Membuat Portofolio Desain yang Menarik Minat Klien

Bicara Desain

Salah satu hal yang penting adalah untuk mengikuti tren layout dan desain kreatif yang sedang ramai di pasaran. Setidaknya, CV-mu akan terkesan up to date, walaupun beberapa elemen di dalamnya belum kamu perbaharui (tapi usahakan sebisa mungkin semuanya telah kamu update sebelumnya). Kamu bisa dengan mudah mencari referensi CV yang kira-kira ingin kamu desain serupa. Memulainya dari Google dan Pinterest rasanya paling tepat, ya!

Nah, seperti contoh, tren desain yang sekarang ini sedang banyak digunakan adalah minimalis. Gunakan warna-warna kalem yang bisa melambangkan dirimu. Saat ini, kamu rasanya tidak perlu menggunakan terlalu banyak bentuk yang tidak dibutuhkan hanya untuk meramaikan CV-mu. Semakin simple dan jelas, perusahaan kemungkinan dapat melirik dokumen yang kamu kirimkan tersebut.

Selanjutnya, lebih baik kamu membuat sebuah sketsa dari layout CV yang sudah kamu sukai dari pencarian referensi tersebut. Bisa dimulai dari mencoret-coret selembar kertas soal bagian mana kamu akan meletakkan foto, biodata diri, pengalaman organisasi, pekerjaan sebelumnya dan hal-hal lain yang umum dicantumkan dalam CV. Anggap saja membuat sebuah sketsa menjadi “contekan” saat kamu mengeksekusi desain CV nantinya.

Sekarang saatnya eksekusi. Kamu enggak perlu pusing karena ternyata masih banyak orang baik di luar sana yang membuat situs-situs tanpa biaya alias gratis tis yang membantu kamu untuk membuat CV kreatifmu sendiri dengan mudah! Kami punya beberapa pilihan rekomendasi untukmu yang bisa kamu pilih sesukamu!

 

Cara Mudah Merangkai dan Membuat CV Kreatif
(Dok. Giphy)
Isi CV-mu dengan Bijak

“Aduh, isi apa ya biar rame?” atau “Tambahin ini kali ya?” pasti setidaknya satu kali diucapkan sama orang-orang yang kebingungan untuk mengisi bagian teks dari CV mereka. Memang, mengisi teks yang dibutuhkan dari CV bisa terdengar mudah. Tapi coba deh, di saat membuatnya pasti kamu bisa mentok karena satu dan lain hal.

Nah, bagaimana menulis CV-mu dengan bijak? Mari kita rangkum pelan-pelan. Sebuah Curriculum Vitae harus ada informasi personal yang lengkap. Mulai dari nama, kontak seperti alamat e-mail, nomor telepon dan portofolio-mu yang lebih baik sudah kamu unggah ke sebuah platform agar lebih mudah diakses.

Urutan dari pengalaman/portofolio-mu sendiri lebih baik dirunutkan dari yang terbaru hingga yang paling lampau. Jika bicara pengalaman, kamu juga harus menuliskan dengan jelas waktu serta jabatan yang saat itu kamu pegang. Menjelaskan sedikit tentang role kamu dalam pekerjaan itu juga dapat kamu tuliskan dengan singkat dan padat.

Satu hal yang perlu diperhatikan, jangan pernah mengisi riwayat palsu atau mengada-ngada. Hal ini penting sekali karena kamu harus mempertanggungjawabkan semua hal yang kamu tulis di atas CV-mu dan biasanya perusahaan akan mengecek ke perusahaan lamamu. Hal ini juga perlu diperhatikan karena kamu juga bisa membuat CV kamu lebih brief untuk dibaca. Hindari juga untuk tidak menulis kalimat yang terlalu panjang dan bertele-tele, ya! Good luck!

Baca Juga: 7 Langkah Mencari Klien untuk Para Freelancer

 

Cara Mudah Merangkai dan Membuat CV Kreatif
(Dok. Giphy)
November 27, 2018
Mohammad Taufiq (Emte): Bicara Lewat Komik Bisu dan Karakter Si Gugug
Mohammad Taufiq atau Emte akhirnya merilis buku pertamanya. Berjudul "Gugug", dan berbentuk komik bisu,...
November 29, 2018
Sakuntala, Sastra Malam Hari, dan Takdir Bertemu Joko Anwar
Tahun 2018 ini, Gunawan Maryanto kembali menerbitkan buku terbarunya, Sakuntala. Baca ulasan seputar buku...